Rabu, 6 Mei 2026

MOTOGP

Valentino Rossi dan Marc Marquez Bebas Hukuman, Marquez: Dia Bukan Pesaing Saya

Marc Marquez menungkapkan kekesalannya terkait insiden antara dirinya dengan Valentino Rossi pada putaran terakhir kualifikasi MotoGP Misano, Sabtu

Tayang:
Crash.net
Valentino Rossi dan Marc Marquez menjelang insiden MotoGP Misano pada putaran terakhir kualifikasi, Sabtu (14/9/2019) 

TRIBUNBATAM.ID, MISANO - Marc Marquez langsung menungkapkan kekesalannya terkait insiden antara dirinya dengan Valentino Rossi pada putaran terakhir kualifikasi MotoGP Misano, Sabtu (14/9/2019) sore.

Valentino Rossi dan Marc Marquez dipanggil oleh pengawas atau Stewards FIM terkait insiden tersebut.

Namun, laporan terbaru, FIM Stewards memutuskan tidak menghukum Valentino Rossi atau Marc Marquez karena insiden tersebut.

FIM Stewards memutuskan untuk tidak mengambil tindakan lebih lanjut meskipun sudah memanggil keduanya.

Valentino Rossi dan Marc Marquez Nyaris Tabrakan, Stewards MotoGP Misano Sidang Kedua Pebalap

Detik-detik Valentino Rossi dan Marc Marquez Hampir Senggolan di Kualifikasi MotoGP San Marino 2019

Kejutan MotoGP Misano, Pol Espargaro Menyodok, Marc Marquez Nyaris Tabrak Valentino Rossi

Alasannya, putaran kedua pembalap dibatalkan karena keduanya telah melewati green atau keluar batas lintasan sebelum insiden.

"Jadi, tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil," ungkap FIM dalam sebuah pernyataan.

Sementara Valentino Rossi sendiri memilih menghindar untuk mengomentari insiden tersebut.

Pebalap Italia 40 tahun ini mengatakan bahwa aksi Marquez menyalipnya telah membuat dirinya kehilangan banyak waktu.

Karena itu, saat Marquez melebar ke green setelah menyalipnya, Rossi berusaha kembali untuk mencapai waktu terbaiknya dan akhirnya berhasil kembali menyalip Marquez.

Sama seperti pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone sebelumnya, Marc Marquez mengikuti Valentino Rossi pada dua putaran kualifikasi terakhir mereka.

Detik-detik Valentino Rossi dan Marc Marquez Hampir Senggolan di Kualifikasi MotoGP San Marino 2019
Detik-detik Valentino Rossi dan Marc Marquez Hampir Senggolan di Kualifikasi MotoGP San Marino 2019 (Twitter/OfficialMinis)

Kali ini pebalap Honda itu berhasil menyalip Rossi di tikungan cepat 11 (Curvone) tetapi melebar setelah keluar dari tikungan.

Kesalahan itu dimanfaatkan Rossi untuk kembali menyalip Marquez di tikungan 14, kemungkinan sebagai aksi balasan.

Tetapi, saat itu, kecepatan Marc Marquez yang berpeluang meraih pole kembali menusuk Rossi dari belakang.

Namun Rossi tiba-tiba memperlambat motornya untuk membatalkan untuk mengejar posisi lebih baik.

Akibatnya, ia hampir saja diseruduk oleh Marquez yang kemudian terpaksa melakukan pengereman mendadak dan menghindari tabrakan.

"Awalnya saya tidak mengerti apa yang terjadi karena perbuatan semacam itu dalam kualifikasi agak aneh," kata Marquez.

"Saya tidak tahu apa maksudnya (rossi), Anda harus bertanya kepadanya. Tetapi bagaimanapun saya akan menjelaskan dari awal untuk menjadi jelas karena orang akan mengatakan 'dia mengikuti lagi Valentino', tetapi tidak seperti ini."

"Anda dapat melihat, saya benar-benar sendirian. Kemudian ketika saya tiba di belakangnya, Valentino tiba-tiba seperti sedang menunggu atau mengendarai sangat lambat . Tentu saja saya lebih cepat darinya di timesheets dan niat saya adalah tidak akan menyalip sampai putaran terakhir saya."

"Beruntung bagi saya, saya bisa menghindari tabrakan, ini adalah hal yang baik," katanya.

Terkait tangannya yang diangkat kepada Rossi setelah jalannya dihalangi, jelas bahwa itu bukan untuk mengatakan 'maaf', hanya untuk mengatakan 'apa yang terjadi di sini ? ' "Karena saya tidak mengerti."

"Tapi bagaimanapun, hal terbaik bagiku adalah kali ini aku bisa menghindari kecelakaan itu."

Pembalap Repsol Honda yang berada di jalur kemenangan untuk meraih gelar keenam di MotoGP 2019 menambahkan bahwa ia takut cedera selama insiden hari ini, juga untuk sisa balapan yang tinggal enam seri lagi.

Marquez saat ini memimpin klasemen dengan 250 poin, berjarak sangat jauh dari rival terdekatnya, Andrea Dovizioso, yang baru meraih 172 poin atau selisih 78 poin.

Sementara Valentino Rossi sendiri berada di posisi keenam dengan 116 poin atau selisih 134 poin sehingga mustahil bisa menyalip Marc Marquez.

Marquez juga tidak ingin mengomentari kemungkinan hukuman untuk Rossi yang bertarung di kampung halamannya tersebut karena baginya hal itu tidak penting.

Pasalnya, Rossi bukan pesaingnya dalam balapan musim ini.

Berikut pernyataan Marquez kepada wartawan seperti dilansir TribunBatam.id dari Crash.net:

Anda bilang tidak mengerti, tetapi bisakah Anda membayangkan apa yang ada di benak Valentino?

Saya bisa membayangkan tetapi saya tidak bisa mengatakannya karena Anda harus bertanya kepadanya dan dia akan menjelaskan. Tetapi saya tahu jawabannya.

Apa jawabannya menurut Anda?

Saya tidak tahu.

Anda bilang Anda tahu ...

Bahwa dia mencoba menyalip saya dan dia melebar. Itu akan menjadi jawabannya. Tetapi bagaimanapun juga seperti ini dan yang paling penting bagi saya adalah bahwa kali ini saya dapat menghindari tabrakan.

Dia masuk dengan sangat cepat tapi saya bisa menghindari tabrakan. Ini yang paling penting karena cedera pada saat sekarang bisa berarti kerusakan besar di kejuaraan karena minggu depan kita memiliki balapan lain

Seberapa dekat dengan Rossi untuk menghindari kecelakaan itu?

"Ya, tentu saja itu dekat karena saya tidak mengharapkannya. Karena dalam kualifikasi saya sudah mengerem sangat terlambat dan Anda bisa lihat, kakinya lepas dari pijakan kaki dan saya punya momen besar.

Itu adalah reaksi agresif karena saya tidak mengharapkannya, juga karena putarannya dibatalkan karena pada saat keluar dari Tikungan 6 --dan ini penting-- dia menyentuh hijau (luar lintasan). Karena itu, sulit untuk memahami apa maksudnya.

Anda dapat bertanya kepadanya! 

Apakah Anda pikir Valentino perlu dapat penalti?

Saya tidak peduli karena dia bukan pesaing saya untuk kejuaraan. Saya tidak tahu dan saya tidak akan menghabiskan waktu untuk membahas tentang penalti. Itu bukan keputusan saya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved