Human Interest Story

Kartunis Indonesia Jitet Kustana Jadi Nominator di Festival Internasional; Dilarang Melarang

Jitet Kustana diminta newsroom Kompas untuk secara teratur mengisi kolom kartun politik KOMPAS, menggantikan posisi G.M. Sudarta.

Kartunis Indonesia Jitet Kustana Jadi Nominator di Festival Internasional; Dilarang Melarang - kartun_hormat_terbalik_karya_jitet_koestana_2019.jpg
instagram_@ariel_heryanto
Kartun_Hormat_Terbalik_karya_Jitet_Koestana_2019
Kartunis Indonesia Jitet Kustana Jadi Nominator di Festival Internasional; Dilarang Melarang - hormat_terbalik_kartun_jitet_kustana_koestana.jpg
Tribun_batam@arielheryanto
Hormat Terbalik, karya kartunis Indonesia, Jitet Koestana_yang ditampilkan Italia presente alla XXVI Esposizione Internazionale di Humor Arts 2019, di Alcalá de Henares, Spanyol, 16 September 2019
Kartunis Indonesia Jitet Kustana Jadi Nominator di Festival Internasional; Dilarang Melarang - kartunis_jitet_kustana.jpg
@jitetkustana
Kartunis_Jitet_Kustana_2017

Hormat Terbalik, Karya Jitet Kustana Masuk Nominator Festival Internasional; “Dilarang Melarang”

 BATAM, TRIBUN —  Kartunis senior Indonesia, Jitet Koestana (52), kembali meraih penghargaan level internasional.

Salah satu karya kartunis kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini, masuk dalam 15 daftar nominasi festival kartun Internasional di event  Italia presente alla XXVI Esposizione Internazionale di Humor Arts 2019, di Alcalá de Henares, Spanyol.

Bersama 15 karya kartunis asal 11 negara di Eropa dan Amerika, karyanya berjudul Respectfully Upside Down (Hormat Terbalik), dipamerkan di aula l'Ospedale Vecchio, Santa Maria la Rica, Spanyol, 16 September 2019.

Pameran bertajuk "Vietato, vietare" (Dilarang Melarang) diikuti  131 kartun, dari kartunis 36 negara.

Kartunis_Jitet_Kustana_2017
Kartunis_Jitet_Kustana_2017 (@jitetkustana)

Penyelenggara event tahunan ini Instituto Quevedo, Yayasan Umum Universitas Alcalá, dan Pemerintah Kota Alcala de Henares, Spanyol.

Jitet adalah kartunis yang terdaftar sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang.

Di dekade 1990-an, selama tiga tahun, Jitet jadi pengsuh rubrik Humor di harian Jawa Pos. Lalu sempat berkarier 5 tahun di tabloid Gaya Sehat.

Alumnus STM di Semarang ini juga sempat jadi ilustrator di tabloid Senior, anak usaha Kelompok Kompas Gramedia, kini Grid.

Hingga kini, Jitet diminta newsroom Kompas untuk secara teratur mengisi kolom kartun politik KOMPAS, menggantikan posisi G.M. Sudarta.

Berikut ini artikel pendukungnya:

Halaman
Penulis:
Editor: thamzilThahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved