Nurdin Basirun Ditangkap, KPK Kembali Lakukan Penggeledahan Lanjutan di 2 Dinas Pemprov Kepri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali melanjutkan penggeledahan di jajaran Pemprov Kepri, Rabu (18/9).

Nurdin Basirun Ditangkap, KPK Kembali Lakukan Penggeledahan Lanjutan di 2 Dinas Pemprov Kepri
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

KPK Ungkap Alasan Dua Dinas Pemprov Kepri yang Digeledah

TRIBUNBATAM.id,  BATAM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  RI kembali melanjutkan penggeledahan di jajaran Pemprov Kepri,  Rabu (18/9).

Juru Bicara KPK Febry Diansyah kepada Tribunbatam.id mengatakan, dua kantor itu berada di Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepri.

"Ini penggeledahan lanjutan," katanya.

Dua dinas itu adalah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepri dan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Kepri.

Pemko Batam Minta Sekolah Batasi Aktivitas Siswa di Luar Ruangan

"Dari dua lokasi tersebut diamankan sejumlah dokumen terkait anggaran di OPD masing-masing. Penggeledahan ini dilakukan dalam proses Penyidikan dugaan penerimaan suap atau gratifikasi dengan tersangka NBU (Nurdin Basirun) Gubernur Kepri non aktif," kata Febry.

Sebelumnya, Selasa (17/9/2019) kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga kantor pemerintah di Kepri.

Juru Bicara KPK Febry Diansyah kepada Tribunbatam.id mengatakan, ketiga dinas tersebut adalah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kepri. Kedua Kantor Dinas Pendidikan Kepri dan Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Kepri. 

adidas Hadirkan Sneakers Kolaborasi dengan Star Wars

Tidak ada orang yang ditangkap dalam penggeledahan itu. Hanya saja,  sebundel berkas perjalanan dinas itu dibawa KPK. 

"Sejumlah dokumen terkait anggaran di dinas masing-masing. Penggeledahan ini dilakukan dalam proses Penyidikan dugaan penerimaan suap atau gratifikasi dengan tersangka NBU (Nurdin Basirun), Gubernur Kepri non aktif," kata Febry. 

Febry menambahkan,  KPK mengumpulkan sejumlah bukti pendukung untuk menjerat Nurdin Basirun. Dalam kasus suap reklamasi dan dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Pemprov Kepri.(tribunbatam.id/leo  Halawa) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved