Kanwil DJBC Khusus Kepri Resmikan Pelayanan Online, Dapat Mengadu dan Bertanya Lewat Aplikasi

Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait Kanwil Direltorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri akan dipermudah.

Kanwil DJBC Khusus Kepri Resmikan Pelayanan Online, Dapat Mengadu dan Bertanya Lewat Aplikasi
TRIBUNBATAM.ID/Elhadif Putra
Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto didampingi tamu undangan dalam peluncuran aplikasi BEKEN. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait Kanwil Direltorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri akan dipermudah.

Hanya dengan menggunakan ponsel android, masyarakat bisa mengakses e-book terkait kepabeanan fasilitas kepabeanan dan cukai, konten berita berupa running teks tentang kegiatan sudah atau sedang dillakukan, konten capaian penerimaan negara, konten capaian penindakan dan penyidikan dilakukan Kanwil DJBC Kepri dan Satkernya.

Akses pelayanan online ini berada di dalam aplikasi bernama BEKEN atau Bea Cukai Kepri Online. Aplikasi ini resmi diluncurkan oleh Kanwil DJBC Khusus Kepri, Kamis (19/9/2019).

RESMI, BI Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Bps Menjadi 5,25 Persen

Alami Turbulensi di Pesawat? Ini 7 Fakta yang Harus Kamu Ketahui!

Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto mengatakan sistem online ini bertujuan menunjang pelayanan dan pengawasan kepabeanan serta cukai dengan mempertimbangkan prinsip keterbukaan informasi publik.

Baik itu terkait laporan dan kegiatan yang telah dilaksanakan DJBC Kepri dan satuan kerja dibawahnya, antara lain KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun dan KPPBC TMP B Tanjungpinang dan Pangkalan Sarana Operasi Tipe B Tanjungbalai Karimun.

"Juga untuk mempercepat penyebaran informasi baik untuk pejabat dan pegawai DJBC Khusus Kepri dan seluruh masyarakat," kata Agus.

Film Danur 3: Sunyaruri, Risa Cium Bau Danur, Rizky Nazar Bersanding Dengan Prilly Latuconsina

Pada aplikasi BEKEN juga terdapat kalkulator pabean yang dapat digunakan untung menghitung perkiraan pajak dan bea masuk yang harus dibayar dalam rangka impor oleh pengguna jasa.

Masyarakat yang ingin tau terkait hal-hal kepabeanan dan cukai dapat mengajukan pertanyaan di dalam aplikasi.

Selain itu masyarakat juga dapat menyampaikan kritik, saran serta pengaduan.

"Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan akan terus kita kembangkan dari masukan-masukan oleh masyarakat," katanya.

Agus menyebutkan aplikasi BEKEN menjadi pilot project perdana yang digunakan oleh Kanwil DJBC Kepri, dan akan menjadi percontohan untuk diterapkan oleh Kanwil lain di Indonesia.

Sinopsis Sinetron Cinta Karena Cinta SCTV Hari Ini Kamis (19/9), Hasil Tes DNA Mila & Jenar

"Sudah ada beberapa kanwil yang berencana mengadopsi BEKEN," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi atas peluncuran aplikasi BEKEN oleh Kakanwil DJBC Kepri. Ia berharap, dengan adanya aplikasi ini segala kemudahan dapat diakses pengguna jasa dan masyarakat dalam mengurus perihal kepabeanan dan cukai.

"Dengan adanya aplikasi ini tentunya pelaku usaha akan lebih mudah dalam hal mengurus kepabeanan dan cukai," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan Aplikasi Beken, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Ketua DPRD Karimun M Yususf Sirat, Sekretaris Daerah Muhd Firmansyah, Kepala KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun Junaidi serta para pelaku usaha di Karimun. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved