BATAM TERKINI

Ingin Berdamai dengan Suami, Kepala Wanita Ini Terluka Dianiaya Orangtua Selingkuhan Suaminya

Nur Cahaya Purba (39) mengalami luka di kepala akibat dianiaya Marose Silitonga (58) yang merupakan ibu wanita yang diduga selingkuhan suami korban.

Ingin Berdamai dengan Suami, Kepala Wanita Ini Terluka Dianiaya Orangtua Selingkuhan Suaminya
Tribunbatam.id/Anne Maria
Suasana sidang kasus penganiayaan yang dilakukan Marose Silitonga terhadap Nur Cahaya Purba, Kamis (19/9/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Begitulah pepatah yang dapat menggambarkan nasib Nur Cahaya Purba (39), korban kasus penganiayaan yang dilakukan Marose Silitonga (58).

Ibu tiga anak ini dianiaya oleh Marose Silitonga hingga menyebabkan luka di kepalanya.

Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang dialaminya pun menarik perhatian para pengunjung Pengadilan Negeri Batam, Kamis (19/09/2019) sore.

Bahkan ruang persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua Martha Napitupulu dan didampingi dua hakim anggota, Egi Novita dan Renni Pitua Ambarita, tampak penuh sesak dikarenakan para pengunjung yang terlihat penasaran.

Para pengunjung PN Batam tampaknya tidak hanya tertarik dengan kasus penganiayaan yang dilakukan terdakwa Marose Silitonga.

Namun juga dengan fakta persidangan kedua, yang beragendakan mendengar keterangan saksi.

Ayah Diusir, Tiga Anak Jadi Korban Penganiayaan Ibu dan Teman Wanitanya Berperawakan Pria

Pada sidang tersebut terungkap bahwa penganiayaan bermula dari masalah pribadi korban dengan anak gadis terdakwa bernama Agnes Petresia (33).

Menjadi saksi pertama yang diperiksa oleh majelis hakim,  korban menjelaskan permasalahan yang dimaksud adalah perselingkuhan yang dilakukan suami korban, dengan anak terdakwa yang juga hadir sebagai saksi.

"Permasalahan saya bermula dengan anaknya. Anaknya admin suami saya. Kami bertiga kerja di satu perusahaan yang sama. Mereka berdua ketahuan berselingkuh. Sering keluar masuk hotel, dan semua bukti-bukti pun sudah saya serahkan. Baik ke pengadilan juga ke kode etik perusahaan," tutur Nur Cahaya.

Nur Cahaya menjelaskan perselingkuhan anak terdakwa dengan suaminya yang bernama Budi terbongkar pada 12 Desember 2018 silam.

Halaman
1234
Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved