Takuti Kena Azab & Beri Uang Rp 20 Ribu, Oknum Polisi Cabuli Santrinya di Rumah & Kadang di Hotel

Pelaku meminta para korban memegang alat vitalnya dengan imbalan sejumlah uang berkisar Rp 20.000.

Takuti Kena Azab & Beri Uang Rp 20 Ribu, Oknum Polisi Cabuli Santrinya di Rumah & Kadang di Hotel
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Bermodal uang Rp 20 ribu dan menakut-nakuti bakal kena azab kalau menolak perintah, oknum polisi anggota Polda Kalimantan Timur ini mencabuli santrinya.

Perbuatan tak senonoh itu dilakukan di rumahnya saat istrinya pergi. Kadang pula dilakukan di hotel.

AS (28) berpangkat Brigpol adalah oknum polisi sekaligus guru ngaji yang kini harus berurusan dengan korpsnya sendiri setelah dilaporkan mencabuli 5 santrinya.

Pelaku meminta para korban memegang kelaminnya dengan imbalan sejumlah uang berkisar Rp 20.000.

Pelaku juga menakut-nakuti korban dengan ancaman azab jika tak menuruti kemauannya.

Selain di rumah, aksi cabul juga kadang dilakukan pelaku di hotel.

Dia mengajak jalan korban lalu membawa ke hotel.

"Itu sudah dilakukan sejak bulan puasa (Mei) 2019 lalu," kata Plh Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Adi Ariyanto menceritakan kronologis saat dikonfirmasi KOMPAS.com (jaringan SURYA.co.id) melalui telepon Rabu (18/9/2019).

Adi mengatakan, usia korban yang dicabuli variatif dari 5 sampai 12 tahun dan semuanya perempuan.

Ilustrasi. Foto diperagakan oleh model
Ilustrasi. Foto diperagakan oleh model (surya.co.id/ahmad zaimul haq)

Kini, para korban sedang dalam penanganan khusus Polda Kaltim untuk pemeriksaan sekaligus rehabilitasi.

"Sementara pelaku telah ditahan dan kini sudah ditetapkan tersangka. Saat ini masih pemeriksaan intensif," ungkap dia.

Halaman
123
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved