Usai Posting Foto Bareng Imam Nahrawi, KPK Mendadak Bertamu ke Rumah Iwan Fals

Hingga saat ini, belum diketahui, tujuan KPK mendatangi rumah Iwan Fals tersebut.

Usai Posting Foto Bareng Imam Nahrawi, KPK Mendadak Bertamu ke Rumah Iwan Fals
Twitter @iwanfals
Musisi Iwan Fals unggah foto bareng Imam Nahrawi di pesawat akun twitternya di @iwanfals, pada Kamis (19/9/2019) 

"Pernah satu pesawat dan duduk bersebelahan dengan Pak Imam Nahrawi, waktu itu perjalanan dari Bali ke Jakarta kalau gak salah, orangnya santai, cukup sendalan, melenggang sendirian tanpa pengawalan, ngobrol ngalor ngidul ttg olahraga dan pemuda lalu sy minta fotolah..."

 

Musisi Iwan Fals unggah foto bareng Imam Nahrawi di pesawat akun twitternya di @iwanfals, pada Kamis (19/9/2019).
Musisi Iwan Fals unggah foto bareng Imam Nahrawi di pesawat akun twitternya di @iwanfals, pada Kamis (19/9/2019). (Twitter @iwanfals)

Diberitakan sebelumnya, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi tersangka kasus dugaan korupsi, terkait dana hibah KONI dari Kemenpora RI.

Selain Imam Nahrawi jadi tersangka kasus dana hibah KONI, KPK juga tetapkan Asisten Menpora RI, Miftahul Ulum tersangka kasus dugaan korupsi.

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua orang tersangka yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (18/9/2019).

Adapun, Miftahul merupakan asisten Menpora yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Imam diduga menerima suap Rp 14.700.000.000 melalui Miftahul selama rentang waktu 2014-2018.

Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam diduga meminta uang senilai Rp 11.800.000.000.

"Sehingga total dugaan penerimaan Rp 26.500.000.000 tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018," ujar Alex.

Akibat perbuatannya, Imam dan Miftahul disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Divonis 4 tahun

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved