Mau Jemput Motor, Zaenal Abidin Tewas di Tangan Polisi, Saksi Kunci Unggap Kronologi & Jumlah Pelaku

Kasus penganiayaan oleh oknum polisi disorot banyak orang. Penganiayaan itu berujung maut. Korban penganiayaan tewas seketika.

Mau Jemput Motor, Zaenal Abidin Tewas di Tangan Polisi, Saksi Kunci Unggap Kronologi & Jumlah Pelaku
facebook
Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana 

TRIBUNBATAM.id - Kasus penganiayaan oleh oknum polisi disorot banyak orang. Penganiayaan itu berujung maut. Korban penganiayaan tewas seketika.

Penyidik Polda NTB memeriksa saksi kasus tewasnya Zaenal Abidin (29) yang diduga dianiaya oleh oknum Polres Lombok Timur.

Pada Jumat (20/9/2019), dilakukan pemeriksaan terhadap saksi kunci Ikhsan, orang yang menemani Zaenal saat mengambil motornya di Satlantas Lombok Timur pada waktu kejadian.

"Paman saya yang memukul duluan, memukul pakai tangan, minta motor," ungkap Ikhsan, usai diperiksa penyidik Polda NTB.

Namun, setelah itu, lanjut Ikhsan, dirinya disuruh memanggil salah satu anggota polisi yang pada saat itu berjarak jauh dari tempatnya.

"Satu polisi yang nyamperin kami, kemudian memanggil polisi yang di ujung, karena dia lama tidak mendengar, kemudian saya disuruh manggil.

Pas baliknya itu nah di sanalah saya lihat paman saya itu dipukul pakai kerucut (traffic cone)," ungkap Ikhsan.

Ikhsan mengaku melihat ada tiga orang oknum polisi yang melakukan pemukulan terhadap pamannya.

Sebelumnya, Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana menargetkan akan menetapkan tersangka selama kurang lebih 3 minggu.

“Penetapan tersangka mungkin dua sampai tiga minggu lah,” ungkap Nana, ditemui Jumat (13/9/2019).

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved