BATAM TERKINI

Pedagang Diminta Berkemas, Disperindag Batam Bakal Kosongkan Pasar Induk Jodoh 26 September 2019

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Batam akan merelokasi pedagang Pasar Induk Jodoh, Batam, Kamis 26 September 2019 mendatang.

Pedagang Diminta Berkemas, Disperindag Batam Bakal Kosongkan Pasar Induk Jodoh 26 September 2019
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Batam berencana melakukan relokasi dan pengosongan pasar Induk Jodoh Batam, Kamis 26 September 2019 mendatang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Relokasi dan pengosongan pasar Induk Jodoh Batam rencananya akan dilakukan Kamis 26 September 2019 mendatang oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Batam

Saat di konfirmasi terkait rencana relokasi tersebut, Kadisperindag Kota Batam Gustian Riau mengaku batas akhir para pedagang menepati Pasar Induk Jodoh adalah tanggal (26/9/2019).

Jika para pedagang Pasar Induk masih menempati lokasi tersebut, maka Disperindag akan mengambil sikap tegas pada para pedagang.

"Batas terakhir mereka (pedagang) menempati Pasar Induk tanggal 26 September 2019. Kalau misalnya mereka masih menempati Pasar Induk pada tanggal tersebut maka secara otomatis kita akan paksa untuk pindah," ujar Gustian Riau.

Gustian Menambah surat peringatan pertama, kedua dan ketiga sudah disampaikan tahun 2018 lalu dan untuk tahun 2019 pihaknya telah memberikan pemberitahuan dengan melampirkan ketiga surat tersebut untuk dilakukan pengosongan pedagang yang berada di wilayah pasar Induk Jodoh.

Pasar Induk Jodoh Batam Ditertibkan Akhir September 2019, Cek Jadwalnya di Sini

"Tahun 2019 ini kita sudah mengirimkan surat dengan melampirkan surat pemberitahuan kepada pedagang dengan melampirkan tiga surat peringatan yang telah dikirimkan pada tahun 2018 lalu" ujar Gustian.

Untuk tempat relokasi, Gustian mengungkapkan bahwa pedagang akan di relokasi ke samping Pasar Induk dan nantinya pedagang akan menempati pasar setelah selesai dibangun berjumlah 1.800 pedagang itu berdasarkan data tahun 2018.

"Dipindahkan di sampingnya dan kami ingatkan, tidak ada penambahan pedagang untuk pasar induk yang baru. Nanti kita tetap berpedoman pada data lama di mana ada 1.800 pedagang," ujar Gustian.

Bangunan tersebut rencananya akan dibangun lima lantai di mana lantai paling atas akan dibangun musala atau Masjid dengan tujuan agar pasar tersebut tetap terjaga kebersihannya.

"Pasar induk rencananya akan dibangun lima lantai. Di mana di lantai lima akan dibangun masjid atau musala dengan tujuan agar pasar tetap dijaga kebersihan dan kerapian oleh pedagang," ujar Gustian sambil mengutip Hadist tentang kebersihan sebagian dari iman. (TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved