Polres Bintan Tetapkan 8 Orang Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan telah menerima delapan surat perintah penyidikan (SPDP) tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Polr

Polres Bintan Tetapkan 8 Orang Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
Aminnudin
Polisi ikut membantu pertugas Damkar yang terbatas. Kadang mengerahkan water cannon 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan telah menerima delapan surat perintah penyidikan (SPDP) tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Polres Bintan dan Polsek yang ada di Bintan.

Dari delapan SPDP itu sudah ada beberapa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk kasus Karhutla baru delapan SPDP kita terima dari Polres Bintan dan Polsek-Polsek yang telah mengir

Viral! Red Sky In Muaro Jambi, Whats Up ??

imkan SPDP ke Kejari Bintan,” kata Kepala Kejari Bintan Sigit Probowo,Minggu (22/9/2019).

Sigit juga memberitahu,bahwa kasus Karhutla menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah dan membuka lahan dengan cara membakar di musim kemarau ini.

Disindir dengan Bahasa Sunda, Reino Barack Dibuat Bingung Sama Syahrini dan Adiknya

“Jadi diharapkan masyarakat dapat memahami dan tidak membakar hutan dan lahan dengan sembarang. Pasalnya, bisa terjerat tindak pidana Karhutla,”tuturnya.

Sementara itu dari berita sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bintan telah mengamankan delapan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Kabupaten Bintan.

Delapan tersangka yang diamankan ini, diamankan dari delapan lokasi kasus berbeda.

Ungkit Bisnis Anak Soeharto, Jenderal Ini Dicopot dari Jabatan Strategis, Berawal dari Meja Biliar

Adapun pengakuan sejumlah tersangka yang telah diamankan dalam kasus karhutla hanya untuk pembukaan lahan baru perkebunan, baik lahan milik sendiri atau milik perusahaan.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang menyampaikan, para tersangka mengaku membakar lahan, untuk membuka lahan baru.

Ada juga sejumlah tersangka yang diamankan mengaku tidak sengaja membakar hutan dan lahan, karena pada saat itu tersangka ini sedang membakar sisa-sisa sampah lahan yang dibersihkan.

"Namun walaupun demikian dari penyelidikan yang dilakukan, tersangka tetap diamankan dan diduga ada unsur kesengajaan,"ucap Boy, Selasa (27/8)lalu.

Boy menambahkan,delapan tersangka yang diamankan terdiri dari beberapa lokasi kebakaran, di antaranya yang ditangani oleh Satreskrim Polres Bintan, dua kasus, Polsek Bintan Timur dua kasus, Polsek Gunungkijang satu kasus dan Polsek Bintan Utara tiga kasus.

“Jadi dari sejumlah lokasi kasus Karhutla, ada delapan tersangka yang berhasil kita amankan dan kita tetapkan tersangka,” tutupnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved