Mampu Bobol E-Banking Milik Nasabah Hingga Puluhan Juta, Ternyat Otak Pelaku Hanya Lulusan SD
Pelaku kejahatan siber dibekuk jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri. Kedua tersangka yang ditangkap, David dan per
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaku kejahatan siber dibekuk jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri.
Kedua tersangka yang ditangkap, David dan perempuan bernama Ade Yuli Herliyana.
Dirditreskrimsus Polda Kombes Pol Rustam Mansur menjelaskan, keduanya ditangkap di dua kota yang berbeda.
David ditangkap di Palembang Sumsel dan Ade Yuli Herliyana di DKI Jakarta.
• Penipuan Dengan Modus E-Banking, Korban Alami Kerugian Hingga Rp 50 Juta
• Aksi Damai Gejayan Memanggil, Ribuan Mahasiswa Mengheningkan Cipta atas Matinya Demokrasi
Sosok David otak pelaku kuras saldo Rp50 juta nasabah bank Ridho Amrullah warga Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun terlihat kurus.
Namun siapa sangka, David ahli IT. David mengaku, tidak sekolah tinggi.
"Saya hanya tamat SD. Saya belajar otodidak. Iya, juga diajakarkan," kata pria yang pernah dipenjara dengan kasus yang sama.
• Putra Jokowi Gibran Rakabuming Urus KTA PDIP, Jadi Maju Calon Wali Kota Solo?
• Putra Jokowi Gibran Rakabuming Urus KTA PDIP, Jadi Maju Calon Wali Kota Solo?
David mengaku sudah cukup lama melakoni perkerjaan itu. Meski terbilang ahli, namun jajaran Polda Kepri lebih ahli lagi.
Dia ditangkap dari persembunyiannya di Palembang.
Sementara Ade hanya ibu rumah tangga di Jakarta. Ia pun nekat mencari uang dengan cara tidak halal.
"Iya menyesal pak. Karena faktor ekonomi," kata Ade.(tribunbatam.id/leo halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/img_20190923_132858-800x600jpg.jpg)