Verifikasi Akun YouTube Semakin Susah, Begini Syaratnya

YouTube juga memiliki mekanisme dan sistem verifikasi akun. Verifikasi tersebut dilakukan tak lain untuk memastikan keaslian akun yang bersangkutan.

Verifikasi Akun YouTube Semakin Susah, Begini Syaratnya
youtube 

TRIBUNBATAM.id - Sama seperti media sosial lainnya, YouTube juga memiliki mekanisme dan sistem verifikasi akun. Verifikasi tersebut dilakukan tak lain untuk memastikan keaslian akun yang bersangkutan.

Untuk mendapatkan verifikasi dari YouTube, sebuah akun harus memenuhi sejumlah syarat tertentu, salah satu yang paling penting adalah memiliki jumlah subscriber (pengikut) minimum sebanyak 100.000.

Namun syarat tersebut akan segera berubah. Terhitung mulai Oktober 2019, para kreator konten di YouTube akan semakin sulit untuk mendapatkan verifikasi, sebab pihak YouTube telah memastikan akan memperketat syarat untuk mendapatkan tanda centang tersebut.

Dikutip KompasTekno dari Slash Gear, Minggu (22/9), YouTube nantinya tak hanya mengacu pada jumlah subscriber untuk memberikan tanda verifikasi kepada sebuah akun. Verifikasi ini juga akan bergantung pada keaslian akun dan keunggulan konten.

Selain itu, YouTube juga akan memprioritaskan akun-akun yang memang membutuhkan bukti otentik untuk menunjukkan keaslian akun mereka, seperti misalnya musisi, komedian, atau artis lainnya.

Selain itu, YouTube juga akan mempertimbangkan untuk memverifikasi sebuah akun (channel) jika akun yang bersangkutan memiliki tingkat kehadiran di internet yang kuat. Atau dengan kata lain, akun tersebut cukup dikenal di dunia maya.

RESMI Diluncurkan! Segini Biaya Bikin dan Perpanjang Smart SIM

Penguna Apple Begini Cara Update iOS 13, Simak Fitur Barunya

 

Dengan adanya perubahan syarat ini, kreator konten di YouTube akan semakin sulit mendapatkan tanda centang. Selain itu, beberapa akun yang sebelumnya sudah terverifikasi juga berpotensi kehilangan verifikasi tersebut jika tidak memenuhi syarat.

Bahkan dikutip dari The Verge, sejumlah kreator konten telah melaporkan kehilangan tanda verifikasi mereka. Para kreator tersebut melontarkan keluhannya di Twitter.

Menanggapi hal tersebut pihak YouTube pun mengatakan bahwa kreator konten yang kehilangan tanda verifikasinya dapat mengajukan banding agar mendapat peninjauan ulang. Pengajuan banding tersebut bisa dilakukan melalui halaman berikut ini

Bagi para kreator konten, simbol verifikasi tak sekadar menjadi tanda keaslian akun. Verifikasi ini juga berpengaruh pada hasil pencarian, dan menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah akun tersebut akan masuk ke dalam rekomendasi teratas atau tidak.

Mendapatkan tanda verifikasi juga menjadi kebanggaan tersendiri untuk pembuat konten di YouTube. Memiliki tanda centang di sebelah nama akun mereka adalah sebuah simbol bahwa akun tersebut diakui dengan status yang "lebih tinggi" ketimbang akun lainnya. (Yudha Pratomo)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved