BATAM TERKINI
PERAMPOKAN DI BATAM - Sempat Melawan, Ain Akhirnya Lemes Setelah Kepala Dibenturkan Lantai
Dua perampok beraksi di siang hari dan langsung menodong korban dengan pisau berkarat, di sebuah kompleks pertokoan di Nongsa, Batam, Selasa (24/9).
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ain, mengalami luka-luka setelah dianiaya oleh pelaku perampok yang terjadi di Nongsa Batam, Selasa (24/9/2019).
Dua perampok beraksi di siang hari dan langsung menodong korban dengan pisau berkarat, di sebuah kompleks pertokoan di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Selasa (24/9/2019).
Tak hanya itu, dua perampok itu mengancam akan menghilangkan nyawa korban jika tak memenuhi keinginan mereka.
"Mereka langsung mengepung saya, dan bilang akan membunuh saya jika tak memberi sejumlah uang," kata Ain, seorang ibu rumah tangga sekaligus pemilik toko yang menjadi korban, Rabu (25/9/2019) pagi.
Saat itu, keduanya juga langsung membekap wajah Ain dengan sarung bantal sambil mengikat tubuhnya ke salah satu anak tangga di toko miliknya.
Bahkan, Ain mendengar jelas percakapan kedua pelaku yang sempat cekcok.
• Perampok Beraksi di Batam, Ain: Saya Ditodong Pisau Kepala Dibenturkan Lantai
"Mereka saling adu pendapat, yang satu bilang saya jangan dilepaskan karena takutnya langsung kabur. Yang satu sepertinya masih asik mencari uang saya," ungkapnya.
Saat kejadian nahas ini terjadi, Ain hanya seorang diri berada di toko itu.
Kedua pelaku datang setelah beberapa menit suaminya pergi untuk menjemput anak mereka yang sedang berada di tempat les.
"Saya mulanya berusaha melawan, makanya saya kepala saya dibenturkan ke lantai. Setelah lemas baru saya diikat," jelasnya.
Akibat peristiwa ini, uang miliknya pun raib.
Nominalnya pun tak sedikit.
"Sekitar Rp 3 juta. Karena memang itu hasil jualan satu hari itu, dan tas yang di dalamnya ada dompet juga ikut dibawa," sambungnya.
Di dalam dompet miliknya, Ain menyebut terdapat beberapa dokumen penting seperti Automatic Teller Machine (ATM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Berisikan kartu lain juga dan uang dolar Singapura sama beberapa uang Ringgit Malaysia," tambahnya.
Setelah berhasil mendapatkan apa yang diinginkan, kedua pelaku pun berhasil kabur dengan menggunakan sepeda motor.
Ain pun langsung bergegas untuk melepaskan dirinya dari tali ikatan dan langsung berteriak maling.
"Tapi di sini memang sepi, jadi cuma beberapa orang saja yang dengar," katanya. (tribunbatam.id/dipanusantara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25092019perampokan-di-batam.jpg)