Tidak Lagi Menjabat Sebagai Kepala BP Batam, Edy Mulai Kemasi Barang

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady sudah mendapat kabar, terkait pelantikan Wali Kota ex officio Kepala BP Batam, Jumat (27/9).

Tidak Lagi Menjabat Sebagai Kepala BP Batam, Edy Mulai Kemasi Barang
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady sudah mendapat kabar, terkait pelantikan Wali Kota ex officio Kepala BP Batam, Jumat (27/9). Sebelum pelantikan itu, akan diadakan rapat dewan kawasan.

"Infonya besok siang rapat dewan kawasan, dengan kemungkinan pelantikan ex officio sesudahnya," kata Edy via pesan whatsaap kepada Tribun, Kamis (26/9).

Staf Khusus Kemenko Perekonomian RI ini memastikan, ia tidak akan ikut dalam rapat tersebut. Edy lebih memilih waktunya berada di Batam, sambil mengemas barang-barang pribadinya.

Itu sebelum ia melepas tugasnya sebagai pimpinan BP Batam, dan balik ke Jakarta.

Kunjungan Wisatawan Setiap Tahun Hampir Sama Dengan Jumlah Penduduk Batam

Menu Hot Plate Diskon 60 Persen, Godiva Juga Gratiskan Minuman

"Saya besok di Batam, beres-beres," ujarnya.

Edy mengatakan, serah terima jabatan Kepala BP Batam dari dirinya kepada Rudi, sebagai Wali Kota ex officio Kepala BP Batam, rencananya akan dilaksanakan Sabtu (28/9) ini.

"Serah terima Sabtu, terus pulang," kata Edy.

Selanjutnya, pria kelahiran Kuala Tungkal, Jambi, 5 Oktober 1957 ini menyerahkan rencana perjalanan karier dan hidupnya kepada Allah SWT.

Sampah Plastik Masih Jadi Persoalan, Badariah : Sudah Sering Kami Kasih Teguran

Sebelumnya, Edy sempat menyampaikan rencananya untuk istirahat. Sejak tahun lalu, peraih gelar Master of Arts in International Graduate Transaction dari George Mason University, Amerika Serikat ini, sebenarnya sudah pensiun.

Namun oleh Menko Perekonomian RI, Darmin Nasution, ia ditugaskan kembali untuk peruntukan Batam, sebagai Kepala BP Batam. Ia dilantik sebagai pimpinan BP Batam, Januari 2019.

Bagaimana sekarang, apakah akan tetap mengabdikan dirinya untuk negara?

"Itu tergantung dewa-dewa. Tapi kalau disuruh pimpin Satpol PP, saya tolak," ujarnya.

Bukan apa-apa, pria penikmat musik jazz klasik ini ingin lebih menikmati waktu istirahatnya dulu, bersama keluarga, orang-orang yang disayanginya.

"Yang jelas saya mau istirahat," kata Edy. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved