Menkumham Yasonna Laoly Mengundurkan Diri dari Kabinet Jokowi

Di tengah 'pergumulan' terkait RKUHP dan revisi UU KPK yang menuai pro dan kontra, Menkumham Yasonna H Laoly mengundurkan diri sebagai menteri Jokowi

Menkumham Yasonna Laoly Mengundurkan Diri dari Kabinet Jokowi
Kompas.com
Menkumham Yasonna Laoly 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Di tengah 'pergumulan' terkait RKUHP dan revisi UU KPK yang menuai pro dan kontra, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly mengundurkan diri dari kabinet kerja.

Namun, pengunduran diri ini tidak terkait dengan revisi UU KPK dan RKUHP yang menimbulkan pro dan kontra serta memicu demonstrasi ribuan mahasiswa pekan ini.

Yasonna mengundurkan diri karena ia akan dilantik sebagai anggota DPR 2019-2024 pada 1 Oktober mendatang.

Pada Pileg 2019 lalu, Yasonna menjadi calon legislatif PDI-P dari dapil Sumatera Utara I.

Yasonna sudah mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo per 27 September 2019.

Kepala Biro Humas Kemenkumham Bambang Wiyono membenarkan surat itu. "Ya, karena tidak boleh rangkap jabatan," kata Bambang saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/9/2019) malam.

Dalam suratnya, Yasonna memohon pengunduran diri terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2019, tepat saat ia akan dilantik sebagai anggota DPR.

Dalam surat itu ia juga menjelaskan bahwa tidak diperbolehkan rangkap jabatan sebagai anggota DPR dan menteri sesuai dengan pasal 23 UU Nomor 39 Tahun 2008.

Yasonna pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan selama ini.

"Selain itu, saya juga meminta maaf apabila selama menjabat sebagai menteri terdapat banyak kekurangan dan kelemahan," tulis dia.

Presiden Joko Widodo akan menunjuk pelaksana tugas untuk menggantikan dua menterinya yang akan dilantik sebagai anggota DPR pada 1 Oktober 2019.

"Kurang lebih sikap Pak Presiden mengangkat plt untuk beberapa jabatan menteri yang kosong, kan tidak banyak," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Bogor, Jumat (2/9/2019).

Selain Yasonna, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani juga akan dilantik jadi anggota DPR RI.

Hingga saat ini belum diketahui, siapa pelaksana tugas yang akan menggantikan dua menteri tersebut, meskipun hanya menjabat sekitar satu bulan.

Sebab, setelah presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin dilantik, Oktober nanti, akan ada kabinet baru.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved