Selasa, 12 Mei 2026

200 Pekerja dan Penghuni Sintai Jadi Korban Puing Beliung

Ya kondisinya seperti ini, gimana kita mau buka usaha, kalaupun buka bagaimanalah mungkin pengunjung juga pasti tidak nyaman

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Foto Salkah Satu rumah di Sintai Batuajai, Batam rusak parah akibat dihantam Angin Puting Beliung 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 200 orang pekerja dan pemilik usaha Bar di  pusat rehabilitasi sosial non panti Teluk Pandan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sintai, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri, menjadi korban angin puting beliung, Sabtu (28/9/2019).
Angin puting beliung yang meluluh lantakkan 24 Bar di sintai, Jumat (28/9/2019) sekitar pukul 10.30 WIB, tersebut membuat kurang lebih 100 orang pekerja, harus menunggu perbaikan tempat mereka bekerja.
"Ya kondisinya seperti ini, gimana kita mau buka usaha, kalaupun buka bagaimanalah mungkin pengunjung juga pasti tidak nyaman,"kata Agus, pemilik salah satu bar.
Agus yang memiliki karyawan sebanyak 12 tersebut mengatakan dirinya, harus menutup usahanya sementara sampai selesai dilakukan perbaikan.
 
"Ya kalau seperti ini kondisinya bagaimana nanti kenyamanan para pengunjung,"kata Agus.
Agus menceritakan kejadian tersebut juga masih menyisakan trauma bagi penghuni Sintai.
"Saya baru pertama kali melihat hal seperti ini. Jadi kita mau buka usaha masih takut juga,"kata Agus.
 
Dia mengatakan di Sintai sendiri banyak yang tempat usahanya sudah tutup, bahkan banyak juga pemilik usaha yang hanya menggunakan tempat usahanya menjadi tempat tinggal.
"Kita berharap pemerintah bisa memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu,"kata Agus.(Tribunbatam.id, Ian Sitanggang)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved