Breaking News:

Jokowi Disebut Minta Hari Pelantikan Presiden Dimajukan, Panglima TNI Peringatkan Penjegal Jokowi

Hal itu disampaikan Panglima TNI menyikapi dinamikan politik, hukum dan keamanan yang terjadi di ibu kota dan sejumlah kota lain di Indonesia sepekan

Editor: Aminudin
ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO
Menko Polhukam Wiranto (kanan) bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) dan Kepala BIN Budi Gunawan (kiri) saat menyampaikan perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Menko Polhukam mengatakan Pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi setelah unjuk rasa di depan Bawaslu dan memastikan aparat keamanan akan menindak tegas secara hukum 

TRIBUNBATAM.id - Wacana pelantikan Presiden RI makin santer terdengar. Apalagi pasca Jokowi disebut mengusulkan meminta jadwal pelantikan dimajukan.

Sebelumnya, Ketua Umum Pro Jokowi atau Projo Budi Arie Setiadi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo memiliki keinginan untuk memajukan pelantikan Presiden sehari lebih cepat.

Seperti diketahui pelantikan Presiden dan Wakil Presiden diagendakan pada 20 Oktober 2019.

Diharapkkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI dapat berlangsung baik tanpa kendala.

Pada Jumat (27/9/2019) lalu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah memberi peringatan TNI akan berada di garis terdepan terhadap siapapun yang berupaya menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih hasil pemilu, dengan cara inkonstitusional.

Ia menegaskan komitmen TNI untuk menjaga keutuhan dan keselamatan NKRI sehingga proses demokrasi dan konstitusi dapat ditegakkan.

Hal itu disampaikannya usai meresmikan pembentukan Kogabwilhan (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/9).

Hal itu disampaikan Panglima TNI menyikapi dinamikan politik, hukum dan keamanan yang terjadi di ibu kota dan sejumlah kota lain di Indonesia sepekan terakhir.

Saat menyampaikan pernyataan tersebut, Hadi Tjahjanto selaku Panglima berdiri rapi dan diapit para pejabat TNI dari tiga matra serta komandan pasukan elit TNI.

Di antaranya Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (WAKASAD) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman yang mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved