Breaking News:

Kadisdik Kepri Sayangkan Ada Perpeloncoan di SMKN 5 Batam, Seorang Siswa Ditelanjangi dan Direkam

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri M Dali, menyesalkan kejadian di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 5), Batam, Provinsi Kepri.

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/argianto
Kadisdik Kepri Muhamad Dali Saat memberikan Penjelasan tentang PPDB 

Kadisdik Provinsi Sesalkan kejadian Di SMKN 5 Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri M Dali, menyesalkan kejadian di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 5), Batam, Provinsi Kepri.

Dimana anak didik lepas pengawasan guru sampai terjadi plonco.

"Sampai saat ini, kejadian tersebut saya belum dapat laporan. Namun hal tidak seharusnya terjadi,"kata Dali.

Dia juga menyampaikan mengenai Handphone.

Profil Edson Tavares Pelatih Baru Persija Jakarta, Pernah Cicipi Juara Liga Champions Asia

Pemerintah Akan Tata Ulang Wisata Kuliner di Welcome to Batam

Anak didik tidak diperkenankan membawa barang tersebut ke sekolah.

"Namun jika konsep belajar bersifat e-learning dengan alat IT maka sudah barang tentu siswa akan diedukasi sesuai keperluan belajar,"kata Dali.

Dia juga menjelaskan mengenai permasalah di sekolah, sesuai dwngan menangement sekolah. Pihak sekolah harus mampu menyelesaikan peesoalan yang terjadi.

Diberitakan sebelumnya, Lepas dari pengawasan guru, siswa Sekolah menengah Kejuruan Negeri (SMKN 5), Sagulung Kota Batam, di plonco kawan kawannya sampai celana terbuka. Vidio yidak senonoh tersebut beredar di antara murid di sekolah.

Dengan Mobil Ini Deddy Corbuzier Bakal Kebal Aturan Ganjil Genap

Informasi yang dikembangkan Tribun Batam di lapangan, Minggu (29/9/2019) dari Ai murid kelas XII SMKN mengatakan siswa yang ditelanjangan kawan kawannya itu adalah FZ dimana saat itu Fz ulang tahun.

"Jadi kawan kawan membuka baju dan celanan,"kata Ai.

Dia juga mengatakan saat baju dan celana FZ di buka murid yang lain merekan kejadian. "Ya itulah vidionya dibagi bagi kekawan kawan," kata Ai.

Dia juga mengatakan Vidio tersebut sempat tersebar yang membuat pihak sekolah marah kepada murid SMKN 5.

Mengenai Vidio yang tidak terpuji tersebut Kepala SMKN 5 Sagulung Agus Sahrir, mengatakan pihaknya sudah memanggil orangtua murid yang bersangkutan."Kita sudah panggil orangtua siswa yang bersangkutan,"kata Agus.

Saat ditanya mengenai pengawasan murid di sekolah Agus mengatakan ke depan pihaknya akan melarang anak membawa Handphone ke sekolah.(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved