Lion Air layani Penerbangan Umrah dari 11 Kota Indonesia Tujuan Arab Saudi, Batam masuk dalam daftar

Lion Air member of Lion Air Group telah memulai layanan penerbangan umrah 1441 Hijriah

Lion Air layani Penerbangan Umrah dari 11 Kota Indonesia Tujuan Arab Saudi, Batam masuk dalam daftar
Kompas.com
Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group telah memulai layanan penerbangan umrah 1441 Hijriah dari Indonesia ke Madinah – Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Arab Saudi (MED) dan Jeddah – Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Arab Saudi (JED).

“Pelaksanaan umrah tahun ini sebagai bentuk kesungguhan Lion Air dalam mengakomodir dan memfasilitasi kebutuhan perjalanan ibadah,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Minggu (29/9/2019). 

Danang melanjutkan, Lion Air berharap senantiasa mampu melayani jamaah dengan pelayanan terbaik. 

“Dalam operasional setiap penerbangan, Lion Air selalu patuh dan menerapkan budaya keselamatan (safety culture). Keseriusan inilah yang menegaskan Lion Air mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first),” ucap Danang. 

Saat ini, Lion Air ujar Danang melayani penerbangan umroh dari 11 Kota, satu diantaranya adalah Kota Batam yakni dari  Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH).

Lion Air ujar Danang mengoperasikan tiga Airbus 330-300 dengan kapasitas 440 kursi dan dua Airbus 330-900NEO dengan kapasitas 433 kursi. 

Dua Jagoan di September, Oppo A9 2020 dan Samsung Galaxy A30s ,Dibanderol Rp 3 Jutaan

Kemarahan Hotman Paris Tahu ada Tindak kebohongan yang Terjadi di Kopi Johny, Ada Manusia Hina

 

Pada penerbangan umrah Lion Air di tahun 2019, ditandai juga dengan pengoperasian Airbus 330-900NEO tersebut. 

“Pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna memperkuat pengembangan bisnis penerbangan jarak jauh (long haul) yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 perjalanan tanpa henti (nonstop),” jelasnya. 

Dalam layanan umrah 2019, Lion Air menargetkan tingkat kinerja ketepatan waktu (on time performance/ OTP) lebih dari 85%. 

“Keseriusan ini seiring dengan memberikan layanan terbaik kepada jamaah umrah berdasarkan sistem terstruktur dan komprehensif antara perawatan pesawat, operasional di bandar udara serta keputusan cepat dan tepat guna meminimalisir dampak keterlambatan penerbangan,” jelas Danang. 

Dalam kaitan perjalanan udara sesuai aspek keselamatan, Lion Air ujar Danang  telah menghimbau kepada seluruh jamaah antara lain agar tidak membawa barang berbahaya (dangerous goods) ke pesawat serta tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain ke dalam pesawat. 

“Selain itu, barang elektronik harus dilepas dari baterainya dan juga pengisi daya mandiri atau baterai portabel (powerbank) sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan juga telah kami himbau,” tutupnya.  (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved