Pencari Madu Lebah Temukan Tengkorak di Kebun Karet, Hasil Pemeriksaan Terungkap Identitas Tengkorak

Warga Pulau Belat dikejutkan sesosok mayat yang telah menjadi tengkorak.

Pencari Madu Lebah Temukan Tengkorak di Kebun Karet, Hasil Pemeriksaan Terungkap Identitas Tengkorak
tribunbatam.id/hadif
Anggota Polsek Kundur memasukan tengkorak manusia yang ditemukan pencari madu ke dalam peti. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Warga Pulau Belat dikejutkan sesosok mayat yang telah menjadi tengkorak.

Mayat tersebut ditemukan di sebuah kebun karet yang sudah tak produktif di Desa Sei Asam, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (27/9/2019) siang.

Penemuan ini bermula ketika seorang warga bernama Korianto mencari lebah madu di hutan. Di saat berada di kebun karet, Korianto terkejut melihat ada tengkorak manusia.

Karianto kemudian berlari keluar hutan dan kembali ke desa. Ia lalu melaporkan penemuan mayat yg tinggal tengkorak tersebut kepada Kepala Desa Desa Sei Asam dan warga.

"Kades kemudian menghubungi Polsek. Kita langsung turun ke lokasi," kata Kapolsek Kuta Akp Edi Suryanto, Minggu (29/9/2019).

Dari hasil pemeriksaan, mayat tersebut adalah seorang warga Dusun 2 RT 05/RW 02, Desa Sei Asam, Kecamatan Belat, bernama Hamzah bin Ndang.

Dua Jagoan di September, Oppo A9 2020 dan Samsung Galaxy A30s ,Dibanderol Rp 3 Jutaan

Lion Air layani Penerbangan Umrah dari 11 Kota Indonesia Tujuan Arab Saudi, Batam masuk dalam daftar

 

Korban dikenali oleh keluarganya melalui susunan gigi serta kaos berwarna merah garis-garis yang ditemukan disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepada polisi pihak keluarga menyampaikan Hamzah mengalami gangguan jiwa dan telah hilang sejak empat bulan yang lalu.

Edi menyebutkan perkiraan kematian korban sejak empat bulan lalu. Diduga penyebab kematian korban adalah karena tersesat di hutan karet.

"Hasil keterangan dari saksi-saksi, mayat yang tinggal tengkorak tersebut adalah seorang warga desa yang hilang sekitar bulan Juni tahun 2019. Keluarga Korban sudah berusaha mencari keberadaan korban. Korban ini menderita gangguan jiwa," papar Edi. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved