Kerikil Berserakan di Jembatan Ekang Kabupaten Bintan, Polisi Langsung Terapkan Buka Tutup Jalan

Tumpukan batu kerikil bercampur tanah yang jatuh dan berserakan diarea jembatan Ekang ini tumpah dari truk bak yang penutup baknya tidak rapat ditutup

Kerikil Berserakan di Jembatan Ekang Kabupaten Bintan, Polisi Langsung Terapkan Buka Tutup Jalan
Tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Tumpukan batu kerikil bercampur tanah yang jatuh dan berserakan diarea jembatan Ekang ini tumpah dari truk bak yang penutup baknya tidak rapat ditutup. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Batu kerikil bercampur tanah jatuh dan berserakan di area jembatan Jalan Lintas Barat, Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan, Senin (30/9/2019).

Warga sekitar langsung melaporkan peristiwa itu kepada petugas lalu lintas yang berjaga di Pos Penaga.

Petugas lalulintas bersama warga tanpa waktu lama, langsung membersihkan tumpukan batu kerikil bercampur tanah jatuh dan berserakan diarea jembatan Ekang Jalan Lintas Barat.

Pilkada Kabupaten Karimun Tahun 2020, KPU Dapat Kucuran Rp 16,4 Miliar, Jumlah Jauh Dari Harapan

Topik ILC TV One Perppu KPK, Karni Ilyas Diminta Hadirkan Rocky Gerung dan Refly Harun

Jelang Pilwako Batam 2020, Ada Peluang Terbuka Poros Ketiga

"Tumpukan batu kerikil bercampur tanah yang jatuh dan berserakan diarea jembatan Ekang ini tumpah dari truk bak yang penutup baknya tidak rapat ditutup saat itu,"kata Anggota Satlantas Polres Bintan,Bripka Nico Ferdian, Senin (30/9/2019).

Nico menyampaikan, sebelum batu kerikir yang bercampur tanah itu diketahui berserakan disana, ia menerima laporan dari warga.

"Nah saat itu juga bersama dengan warga Desa Penaga langsung berinisiatif membersihkan serakan batu tersebut,"ujarnya.

Sementara itu, Toni salah satu warga sekitar menuturkan, batu kerikir yang bercampur tanah ini apabila tidak dibersihkan akan berakibat kecelakaan lalulintas.

"Soalanya kan area ini merupakan lintasan yang padat kendaraan. Apalagi yang berserakan batu kerikil bercampur tanah,"tuturnya.

Warga dan petugas pun tampak membersihkan bersama-sama batu kerikil yang bercampur tanah tersebut.

Setelah berangsur hampir 1 jam warga dan polisi akhirnya selesai membersihkan jalanan yang kotor akibat tumpahan batu dari truk tersebut.

Arus lalu lintas juga tidak ada kendala dan berjalan lancar saat proses pembersihan batu kerikil tersebut.

Pasalnya, petugas lalulintas yang saat itu berada dilokasi memberlakukan sistem buka tutup di jalur tersebut untuk mencegah kemacetan.

"Batu kerikil yang bercampur tanah sudah selesai di bersihkan, dan arus kendaraan kembali normal,"terang Bripka Nico.

Nico berharap dan menghimbau kepada sopir-sopir truk yang biasa melintas di jalan raya untuk senantiasa memperhatikan angkutannya.

Selain itu, demi kenyamanan berlalulintas dan agar tidak terjadi hal yang serupa, diharapkan angkutan bak terbuka ditutup dengan terpal sehingga tak mengganggu pengendara lainnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved