Bahas Kebakaran Hutan di Indonesia, Menteri Singapura: Dampaknya Ubah Iklim Asia Tenggara

Kebakaran hutan di Indonesia memberikan dampak besar yakni perubahan iklim di Asia Tenggara. Apa yang menyebabkan hal ini? berikut penjelasannya.

Bahas Kebakaran Hutan di Indonesia, Menteri Singapura: Dampaknya Ubah Iklim Asia Tenggara
KOMPAS.com/ERICSSEN
Kabut asap terlihat menyelimuti rumah susun di kawasan Bukit Merah di bagian tengah Singapura, Selasa pagi waktu setempat (17/9/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Singapura kembali angkat bicara tentang kebakaran hutan di Indonesia.

Menurut Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Masagos Zulkifli, kebakaran hutan di Indonesia yang terjadi dapat memberikan dampak besar terhadap perubahan iklim di Asia Tenggara.

Melalui unggahan Facebook, Masagos mengungkapkan hingga 360 juta ton karbon dioksida karena kebakaran hutan di Indonesia yang ada sejak Agustus lalu.

Panduan Wisata Naik Transportasi Umum di Singapura yang Cepat dan Murah

"Itu lebih dibandingkan emisi Spanyol sepanjang tahun pada 2018," kata Masagos, dalam unggahannya, Kamis (26/9/2019).

"Kami sekarang jelas bahwa kebakaran hutan ini memiliki dampak besar terhadap iklim. Hilangnya penyerap karbon dalam kebakaran lahan gambut tidak bisa dipulihkan," tulisnya di Facebook, dikutip Channel News Asia.

Kebakaran hutan yang disebabkan kegiatan tebang dan bakar untuk membersihkan lahan pertanian itu telah menyebabkan kabut asap yang melintasi perbatasan hingga ke Singapura dan Malaysia dalam beberapa pekan terakhir.

Kebakaran hutan tersebut telah menjadi masalah tahunan, namun situasi tahun ini dianggap yang terburuk sejak 2015, yang turut diperparah dengan kondisi cuaca kering.

Masagos menyebut kabut asap lintas perbatasan ini sebagai bencana abadi untuk wilayah Asia Tenggara dan mendesak diambilnya langkah tindakan yang lebih kuat untuk mencegah bencana ini terulang di masa mendatang.

"Pekan lalu, Singapura telah menyampaikan keprihatinan kami atas peningkatan titik api kepada pemerintah Indonesia melalui surat diplomatik dan meminta mereka untuk meningkatkan tindakan di lapangan. Kami juga menawarkan memberikan bantuan," ujarnya.

Masagos mencatat bahwa otoritas Indonesia telah meningkatkan upaya untuk menindak tegas perusahaan-perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved