Kasus Penembakan Aurora Saat Penayangan Film The Dark Knight Rises (2012), Dampaknya Pada Film Joker

12 orang tewas, 59 luka-luka. 3 orang diantaranya orang Indonesia. Ini kasus penembakan Aurora yang berdampak pada Film Joker.

kompas.com
Tersangka Penembakan Aurora 2012 

Dia mengatakan "kekerasan semacam itu, kekejian semacam itu tidak berperikemanusiaan" dan bahwa bangsa Amerika "sangat berduka."

Obama mengatakan penembakan massal itu sulit dipahami.

Ia mengatakan, "Kita tidak akan pernah bisa memahami apa yang menyebabkan orang meneror sesama manusia seperti ini."

Penantang Obama dari Partai Republik, Mitt Romney, juga berhenti berkampanye.

Ia menyebut insiden itu sebagai "Kekerasan tidak berperikemanusiaan"

dan mengatakan hati banyak orang “Hancur dengan kesedihan dari tragedi yang tidak berperikemanusiaan ini.”

Kronologi Penembakan Aurora

Gedung Bioskop

Gedung Bioskop "The Century 16" di Aurora, Colorado (Foto: dok). Di dalam gedung inilah seorang bertopeng menembaki para penonton pemutaran perdana film terbaru Batman yang diputar tengah malam.

Sedikitnya 12 orang dinyatakan tewas dalam insiden Jumat dini hari (20/7) itu.

Serangan di bioskop itu adalah penembakan massal terburuk di Amerika sejak tahun 2009 ketika seorang perwira Angkatan Darat menewaskan 13 tentara dan warga sipil di sebuah pangkalan militer di Texas.

Kepala polisi Aurora Daniel Oates dalam konferensi pers mengatakan polisi meyakini hanya satu orang yang terlibat, bertentangan dengan laporan awal bahwa mungkin ada satu lagi pelakunya.

Kepala polisi itu mengatakan tersangka memberitahu penyelidik bahwa ada sejumlah bahan peledak di apartemennya di Aurora Utara, dan polisi kemudian mendapati apartemen tersebut penuh dengan bahan peledak dan mudah terbakar.

Para penghuni di lima gedung terdekat telah dievakuasi sementara pihak berwenang berupaya mengamankan lokasi berbahaya itu.

"Tersangka yang kini di tahan, membuat pernyataan tentang kemungkinan adanya bahan peledak di kediamannya. Pada saat ini, di Aurora Utara – di sebuah gedung apartemen – yang telah kami evakuasi dan kami kini tindaklanjuti sebagai tempat yang berpotensi berisi bahan peledak. Kami juga prihatin tentang bahan peledak di tempat parkir, karena itu tempat parkir itu kami tutup. Kami telah mengerahkan regu penjinak bom ke semua kawasan itu," ujar Daniel Oates.

Salah seorang yang ikut menonton di bioskop itu, Jaime Marshall, menceritakan pemandangan yang kacau balau beberapa saat setelah penembakan itu, dan mengatakan dia melihat seorang anak perempuan yang kakinya luka terkena peluru.

"Jadi kami menaiki tangga dan melihat ke arah tembok di sisi teater itu di mana kami terdengar oleh kami segala macam suara, dan terlihat lubang bekas peluru dan saat itulah kami mulai berteriak supaya teman-teman kami keluar saja. Kami naik tangga dan kami melihat ke lobi dan ada polisi di sudah berada disitu. Seorang polisi bermasker gas sambil menyandang senapan besar dan mereka dengan gerakan tangan, menyuruh orang segera melalui lobi bioskop secepat mungkin, lalu kami berlari turun tangga, keluar dari teater. Ketika kami berjalan keluar, saya melihat seorang gadis kecil luka akibat peluru di kakinya," demikian penuturan Jaime Marshall.

Kontroversi Film Joker

Kontoversi Film Joker
Kontoversi Film Joker (kompas.com)
Halaman
123
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved