BINTAN TERKINI

Benarkah Kerangka yang Ditemukan di Hutan Kawal Itu Kakek Saleh? Ini Jawaban Pengurus Panti Jompo

Kerangka MR X yang ditemukan di Hutan Kawal Bintan dibawa ke RS Bayangkara Polda Kepri untuk menjalani uji forensik, Jumat (4/10/2019).

Benarkah Kerangka yang Ditemukan di Hutan Kawal Itu Kakek Saleh? Ini Jawaban Pengurus Panti Jompo
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Warga kawal dihebohkan dengan penemuan kerangka yang berserakan di sebuah hutan di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (3/10/2019) kemarin, sekitar jam 16:00 WIB. 

Mariani bercerita bahwa Kakek yang bernama Saleh (70) sebelumnya diantar oleh pak RT bernama Udin pada tanggal 13 Oktober 2018 lalu.

Secara administrasi kakek Saleh memang merupakan warga Rumah Bahagia Bintan.

Beliau pun merupakan warga asli Kawal, kesehariannya selama berada di rumah bahagia sering keluar dari pondok dan keliling di sekitar kawasan pondok rumah bahagia Bintan.

Namun pada tanggal 13 Januari 2019 beliau hilang dan tidak ada kelihatan di pekarangan rumah bahagia hingga pukul 10:00 WIB pagi setelah keluar dari pukul 06:00 WIB.

Atas kehilangan itu, pihak Tagana, Dinsos Bintan dan kepolisian sempat mencari sekitar tiga bulan lamanya. Alhasil tidak menemukannya.

"Tetapi saat ini kita mendengar kabar bahwa diduga kerangka manusia yang ditemukan di hutan Kawal merupakan kerangka kakek Saleh, saya juga tidak bisa membenarkan dan biarlah pihak kepolisian yang mencari tahu," terangnya.

Mariani pun menepis hal-hal yang berasumsi bahwa pihak pengurus warga rumah bahagia Bintan tidak mengurus dan membiarkan Kakek Saleh berkeliaran begitu saja selama dititipkan di rumah bahagia Bintan.

"Kita tidak ada membiarkan beliau begitu saja, kita selalu memperhatikan beliau. Namun karena beliau orangnya memang suka keluar untuk menikmati suasana di luar daripada di pondok dan asli warga Kawal kita berikan kelonggaran dan tidak ada rasa kawatir. Tetapi itu dia, beliau pun hilang dan tidak kita kemana saat itu,"ungkapnya.

Mariani juga menambahkan, saat ini jumlah penghuni rumah bahagia Bintan sebanyak 35 orang. Yakni 25 orang nenek dan 10 orang kakek.

"Kalau untuk fasilitas di Rumah Bahagia Bintan ini sudah lumayan bagus dan tertata rapi serta layak untuk tempat tinggal kakek dan nenek penghuni rumah bahagia Bintan," tutupnya. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved