BJ Habibie Ingin Batam Pusat Industri Dirgantara, Pemerintah Kembangkan Pesawat R80

Impian BJ Habibie jadikan Batam pusat idustri dirgantara dapat angin segar. Proyek pesawat R80 masuk dalam rencana strategis pemerintah

BJ Habibie Ingin Batam Pusat Industri Dirgantara, Pemerintah Kembangkan Pesawat R80
Dok. Museum Mandiri
BJ Habibie naik Moge kesayangannya 

TRIBUNBATAM.id - Impian BJ Habibie untuk kembangkan pesawat R80 di Batam dapat angin segar.

 Dilansir kompas.com,  pemerintah berencana mengembangkan industri aviasi nasional salah satunya, dengan meneruskan pengembangan pesawat R80 yang digagas oleh Presiden RI ke-3 BJ Habibie.

BJ Habibie pernah menegaskan akan membangun pusat dirgantara di Batam.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pengembangan pesawat R80 masuk dalam tiga program industri pemerintah.

“Ada program pesawat terbang, ada yang akan dikembangkan oleh Kemenperin, ada yang dikembangkan oleh almarhum Pak Habibie," ujar Darmin di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Darmin menjelaskan, dalam mengembangkan proyek tersebut pemerintah mengajak pihak swasta terlibat dalam mendanai proyek tersebut. Proyek tersebut direncanakan mulai digarap pada 2023.

Berdasarkan data dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) pengembangan pesawat terbang R80 membutuhkan dana sebesar Rp 6,75 triliun.

“Kita bangun infrastruktur, kita bisa kumpulkan dana, tapi kepemilkan tetap punya pemerintah sehingga kita bisa tambah pembangunan itu sendiri,” kata Darmin.

KPPIP sendiri mencatat saat ini pemerintah memiliki 223 Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tiga program dengan nilai investasi mencapai Rp 4.180 triliun. Untuk mendanai proyek tersebut pemerintah akan menggandeng para investor.

Agar investor tertarik, pemerintah telah menyiapkan beberapa program, yakni Viability Gap Fund (VGF), availability payment dan insentif pajak.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved