Inilah Sejarah dan Awal Mula Ditetapkannya 5 Oktober Jadi HUT TNI, dari TKR ke TNI

Pada awal dibentuk bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR), berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), kemudian berubah lagi menjadi Tentar

Inilah Sejarah dan Awal Mula Ditetapkannya 5 Oktober Jadi HUT TNI, dari TKR ke TNI
peringatan HUT TNI 

TRIBUNBATAM.id - Pasca Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 1945, ancaman Belanda tak langsung surut.

Belanda mengancam ingin kembali berkuasa di Indonesia melalui kekerasan senjata.

Melalui laskar dan Tentara Kemanan Rakyat (TKR), Rakyat Indonesia berjuang bahu membahu untuk mengusir penjajah Belanda berkuasa kembali.

Setelah melintasi sejarah yang cukup panjang, pada 5 Oktober ini tentara kebanggan Indonesia akan memperingati Hari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Penentuan 5 Oktober sebagai Hari ABRI pun memiliki sejarah panjang.

Bagaimana proses perjalanan 5 Oktober menjadi Hari ABRI atau HUT TNI ?

 Peringati HUT TNI ke-74, Kodim 0317 Karimun Gelar Perlombaan PBB Untuk Pelajar

 VIDEO HUT TNI ke 73 di Tanjungpinang. Warga Saksikan Pameran Senjata yang Digelar TNI

Tentara Indonesia mengalami beberapa fase, hingga menjadi TNI.
Pada awal dibentuk bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR), berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), kemudian berubah lagi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dalam sejarahnya, pada masa Demokrasi Terpimpin hingga masa Orde Baru, TNI pernah digabungkan dengan Polri.
Penggabungan ini disebut dengan ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia).

Pemisahan Polri dan TNI, sesuai Ketetapan MPR nomor VI/MPR/2000 tentang pemisahan TNI dan Polri dan Ketetapan MPR nomor VII/MPR/2000 tentang Peran TNI dan peran Polri.

Pada 30 September 2004 disahkan Rancangan Undang-Undang TNI oleh DPR yang selanjutnya ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri pada 19 Oktober 2004.

Sejarah pembentukan

Mengutip dari beberapa sumber dan wikipedia, sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, otoritas militer di Hindia Belanda diselenggarakan oleh KNIL.

Saat itu KNIL tidak langsung bertanggung jawab atas pembentukan angkatan bersenjata Indonesia pada masa depan, sebaliknya berperan sebagai musuh selama Revolusi Nasional Indonesia 1945-1949.

KNIL juga telah memberikan andil berupa pelatihan militer dan infrastruktur untuk beberapa perwira TNI pada masa depan.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved