Karimun Terkini

Pemilik Ribuan Ekstasi di Kundur Ini Ikut Melihat Pemusnahan, Polisi Gunakan Alat Tes Keaslian

Sebelum diblender, Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Pradana melakukan tes terhadap barang bukti

Pemilik Ribuan Ekstasi di Kundur Ini Ikut Melihat Pemusnahan, Polisi Gunakan Alat Tes Keaslian
Tribunbatam.id/Elhadif Putra
Kapolres Karimum, AKBP Yos Guntur Fauris Yudi Santoso memblender barang bukti ekstasi 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Polres Karimun memusnahkan barang bukti berupa ribuan butir pil ekstasi dan ratusan pil happyfive.

Ribuan pil setan tersebut dimusnahkan dengan cara diblender dan kemudian dibuang ke got Mako Polres Karimun.

Tersangka pada kasus ini, Is turut dihadirkan.

Is yang memakai baju tahanan berwarna biru hanya bisa tertunduk saat dibawa petugas menyaksikan barang haram miliknya dibuang ke got.

Kisah Nenek Imah Bahagia Dikadoi Kursi Roda, 9 Tahun Melawan Lumpuh Saat Anak Kedua Meninggal

Tonton Video Panas Kepala Desa dan Sekdes, Istri Langsung Lapor Suaminya ke Polisi  

Kian Panas Konflik dengan Atta Halilintar, Beredar Video Bebby Fey dengan Seorang Pria di Klub Malam

Pemusnahan dilaksanakan di ruang Rupatama Mako Polres Karimun, Jumat (4/10/2019) sore.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Karimum, AKBP Yos Guntur Fauris Yudi Santoso dan diikuti sejumlah tamu undangan.

Sebelum diblender, Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Rayendra Arga Pradana melakukan tes terhadap barang bukti.

Menggunakan alat tes Ia memperlihatkan keaslian ekstasi yang akan dihancurkan pada tamu undangan dan awak media.

"Ini barangnya asli ya," kata Rayendra.

Sementara Kapolres Karimum, AKBP Yos Guntur Fauris Yudi Santoso mengatakan kegiatan pemusnahan merupakan bentuk tanggung jawab kepolisian.

"Keberhasilan ini tak lepas dari kerjasama stake holder yang ada di karimun. Mari perangi narkoba. Untuk efek atau dampak dari narkoba kita sudah tau. Narkoba ini seperti kanker. Jika tidak ditanggulangi maka sangat membahayakan masa depan generasi penerus," papar Yos Guntur.

Diketahui Is diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun pada bulan September lalu.

Di rumahnya polisi menemukan sebanyak 3.950 butir ekstasi merk lego berwarna biru, 466 butir happyfive dan dua paket sabu-sabu.

Atas perbuatanya, Is disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling singkat lima tahun, paling lama 20 tahun atau hukuman seumur hidup, atau mati. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved