BATAM TERKINI

Direktur Agen PT Dian Kerosene Bantah Gas Elpiji di Sagulung Batam Langka, Ini Penjelasannya!

Direktur Agen PT Dian Kerosene Pratama, Istiqomah A Putri membantah isu kekosongan gas elpiji di Dapur 12 dan Kapling Sagulung Batam.

Direktur Agen PT Dian Kerosene Bantah Gas Elpiji di Sagulung Batam Langka, Ini Penjelasannya!
TRIBUNBATAM.id/AMINNUDIN
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktur Agen PT Dian Kerosene Pratama, Istiqomah A Putri membantah isu kekosongan gas elpiji di Dapur 12 dan Kapling Sagulung Batam.

"Sebagai agen pemasok tabung gas elpiji yang menyalurkan ke pangkalan di Kecamatan Sagulung, kami membantah ada informasi kekosongan alias kelangkaan itu," ujar Istiqomah A Putri, Direktur Agen PT Dian Kerosene kepada Tribun, Sabtu (5/10/2019).

Dia mengatatakan, setelah dilakukan pengecekan di pangkalan, tak benar ada kekosongan gas elpiji.

"Akibat kabar itu, kami sebagai pemasok dan juga pembina pangkalan dituntut Pertamina untuk mempertanggungjawabkan itu," ungkap dia.

Dikatakannya, jika terjadi kekosongan di salah satu pangkalan tabung gas elpiji, diharapkan tidak langsung memukul rata fan menyebut di satu kecamatan terjadi kekosongan tabung gas.

Sementara itu, Ibrahim, pemilik pangkalan gas di Dapur 12 itu mengaku di pangkalannya tidak pernah mengalami kekosongan gas elpiji.

Sementara, Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo saat dihubungi, Jumat (4/10/2019) terkait adanya kekosongan gas elpiji mengatakan, isu kelangkaan gas sengaja dihembuskan untuk mengerek harga.

Rudi Diberi Waktu 4 Bulan Oleh Presiden Ubah Batam, Ini Tugas Pertamanya

"Jadi jangan percaya kalau ada informasi kekosongan gas," ujarnya.

Dikatakan Roby, pihaknya telah melakukan pengecekan di pangkalan namun stok gas masih mencukupi.

"Kelurahan Sungai Lekop, stok di pangkalan total 290 tabung, Kelurahan Sungai Langkai, stok di pangkalan total 210 tabung dan Kelurahan Sungai Binti, stok di pangkalan total 280 tabung," jelasnya.

Ia pun menghimbau agar warga membeli di pangkalan sesuai harga HET, pasokan tersedia mencukupi.

"Warga jangan mudah termakan isu kelangkaan. Nggak jarang isu itu sengaja dihembuskan, agar harga di pengecer bisa dikerek," katanya. (Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved