VIDEO-Pakai Sarung dan Sandal Jepit, Begini Penampilan Nyetrik Tere Liye saat Workshop di Anambas

Tere Liye salah satu penulis terkenal mengisi workshop kepenulisan di Kabupaten Anambas, Sabtu (5/10/2019).

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS -  Tere Liye salah satu penulis terkenal di kalangan remaja dan masyarakat umum, saat ini berkunjung ke Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengadakan Workshop Kepenulisan di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Sabtu (5/10/2019).

Tere Liye sebelumnya mengumumkan melalui akun Facebooknya @Tere Liye bahwa ia akan datang ke Kepulauan Anambas dalam sesi book signing. 

Antusias masyarakat Anambas luar biasa sekali.

Jauh-jauh hari pelajar dan masyarakat umum sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti workshop tersebut.

Ada yang unik saat workshop berlangsung. Tere Liye yang mengisi acara, saat memasuki gedung terlihat menggunakan pakaian santai, baju kaus dipadukan dengan kain sarung, Tere Liye dengan santainya berjalan dengan sandal jepit.

"Ini baju andalan saya, penampilan saya ya seperti ini memang sederhana, karena pakaian terbaik kita itu nanti saat menghadap yang maha kuasa," ucap Tere Liye kepada hadirin yang datang.

 HUT ke-74 TNI di Anambas Diwarnai Seragam Putih dan Baju Melayu

Pelajar dan masyarakat yang datang pun tertawa mendengar celotehan Tere Liye.

Setelah memberikan sepatah kata, Tere Liye mengajak pelajar dan masyarakat untuk menulis disebuah kertas dengan tema 'hitam'

Ada hadiah bagi mereka yang tulisannya paling bagus menurut Tere Liye. Sebanyak 10 buku terbaik Tere Liye telah disiapkan untuk tulisan yang menarik.

Tampak pelajar bersemangat mengacungkan kertas ke atas pertanda mereka telah selesai menulis.

Tere Liye berkeliling, mencari beberapa tulisan, dan salah satu pelajar dari SMA 1 Palmatak mendapatkan satu buah buku karena tulisannya menarik.

Pelajar SMP 1 Siantan, Kezia sangat senang datang ke Workshop Tere Liye.

"Sudah lama kak saya tunggu bapak Tere datang ke sini, saya sering baca bukunya sering baca bukunya, ini saya bawa satu buku pak Tere, nanti saya mau minta tanda tangan boleh tak ya," ucap Kezia sambil bertanya-tanya.

Selain itu, Tere Liye juga mengatakan, bahwa menulis tidak pandang bulu, siapun bisa menulis asal ada kemauan.

"Dari satu kata saja kalian sudah bisa membuat cerita, dengan imajinasi dan kreatifitas kalian sudah bisa menciptakan suatu karya, jadi menulis itu sangat menyenangkan," terang Tere Liye. (tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Wahyuindrian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved