KARIMUN TERKINI

22 KUB Nelayan Berikan Dukungan Produksi Timah, Rafiq Minta Masyarakat Bekerja di Kapal Isap

Sebanyak 22 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan memberikan dukungannya terhadap PT Timah Tbk

22 KUB Nelayan Berikan Dukungan Produksi Timah, Rafiq Minta Masyarakat Bekerja di Kapal Isap
TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
General Menejer PT Timah Tbk wilayah operasi Riau dan Kepri, Adam Darmawan menerima dukungan dari perwakilan KUB Nelayan. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq meminta beberapa hal kepada PT Timah Tbk.

Orang nomor satu di Bumi Berazam tersebut mengharapkan agar PT Timah Tbk dapat mempekerjakan masyarakat Kecamatan Tebing.

"Mungkin tidak banyak. Entah dua atau tiga orang dipekerjakan di kapal isap timah. Mungkin sekali tiga bulan diganti lagi orangnya," pinta Rafiq.

Selain itu Rafiq juga meminta agar PT Timah Tbk membuat kantor di Pulau Karimun Besar. Tujuannya agar mempermudah apabila ada pengaduan masyarakat.

"Jadi jika ada apa-apa maka tidak perlu lagi ke Kundur," ujar Rafiq.

Jambore Kader PKK Anambas, Ini Pesan Istri Plt Gubernur Kepri

Ada Ancaman Pemotongan Honorium Perawat dan Bidan di Batam, Dinkes Batam Berikan Penjelasan

Mendadak Foto Nyat Kadir Bersanding dengan Aunur Rafiq Beredar di Media Sosial, Ada Apa?

Hal ini disampaikan Rafiq dalam kegiatan penyerahan dukungan dari KUB-KUB nelayan terhadap kegiatan operasi produksi PT Timah Tbk di wilayah IUP PU DU 747 D, dan sosialisasi penyuluhan hukum kegiatan penambangan dari Kejari Karimun

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, di jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Kecamatan Karimun, Selasa (8/10/2019) sore.

Sebanyak 22 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan memberikan dukungannya terhadap PT Timah Tbk yang akan melakukan produksi di wilayah Kecamatan Tebing.

General Menejer PT Timah Tbk wilayah operasi Riau dan Kepri, Adam Darmawan menyampaikan pihaknya telah cukup lama memiliki izin produksi di kawasan wilayah IUP PU DU 747 D, atau di kawasan perairan Kecamatan Tebing.

"Kami memiliki izin resmi yang sudah cukup lama. Dari tahun 2011 sampai 2025," kata Adam.

Alasan lain dilakukannya produksi tersebut menurut Adam adalah karena mulai menurunnya hasil penambangan di wilayah Kundur.

Dengan begitu maka PT Timah Tbk akan mengoperasikan kapal isapnya di sekitaran Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.

"Jadi kami melakukan ekspasi di wilayah yang izinnya kami miliki," ujarnya.

Pada kesempatan itu Adam juga meminta dukungan dari seluruh pihak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved