BATAM TERKINI

Setahun ke Depan Batam Diprediksi Krisis Air Bersih, Walikota Batam Minta Warga Mulai Tanam Pohon

Kementerian PUPR yang membidangi waduk dan juga ATB bahwa enam bulan sampai setahun ke depan akan terjadi krisis air di Batam. Ini pesan Walikota.

Setahun ke Depan Batam Diprediksi Krisis Air Bersih, Walikota Batam Minta Warga Mulai Tanam Pohon
IST
Ilustrasi Waduk Sei Harapan Batam saat sedang mengering 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi mengimbau warga untuk menanam pohon di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Penghijauan perlu digerakkan sebagai antisipasi krisis air di Kota Batam.

Camat dan lurah diminta untuk menginformasikan hal tersebut kepada warganya masing-masing.

“Sudah ada info dari Kementrian PUPR yang membidangi waduk dan juga ATB bahwa dalam enam bulan sampai setahun ke depan akan terjadi krisis air di Batam. Camat dan lurah segera informasikan ke masyarakat agar menanam pohon di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” kata Rudi, Senin (7/10/2019) saat apel gabungan ASN Pemko Batam di Dataran Engku Putri.

Ia juga menitip pesan agar warga menegur dan melaporkan apabila melihat ada yang menebang pohon di kawasan hutan lindung.

Wakil Walikota Batam Berharap Pelabuhan Rakyat di Batam Bisa Dilegalkan, Kenapa?

Apabila hutan lindung habis dibabat maka tidak ada yang bisa menahan air sehingga air langsung mengalir ke laut.

Selain itu juga bisa mengakibatkan longsor.

“Hutan yang ada jangan diganggu. DAM harus kita jaga dan kita bersihkan. Waduk kita dulu mampu menampung 1.000 kubik sekarang hanya bisa menampung 500 kubik. Ayo hijaukan lingkungan kita supaya tidak gersang,” ucapnya.

Kepada ASN di lingkungan Pemko Batam, Rudi juga mengingatkan agar terus melakukan penanaman pohon dan melakukan perawatan terhadap pohon-pohon yang sudah ditanam.

Hal ini ia sampaikan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan di masa yang akan datang.

“Tentang penghijauan masih berlaku. Gerakkan kembali kerja tambahan seperti menanam pohon dan memberi pupuk. Jika memungkinkan satu pegawai menanam satu pohon. Jangan sampai sudah menjadi masalah baru kita selesaikan,” kata dia. (media centre batam)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved