BINTAN TERKINI

Berjarak 500 Meter dari Deretan Hotel Bintang 5, Rumah Warga Lagoi Cuma Dialiri Listrik 6 Jam Sehari

Kampung Baru merupakan kampung di kawasan wisata Lagoi yang kiri kanannya merupakan hotel berbintang namun kampungnya masih menggunakan diesel.

Berjarak 500 Meter dari Deretan Hotel Bintang 5, Rumah Warga Lagoi Cuma Dialiri Listrik 6 Jam Sehari
kompas.com
Ilustrasi Meteran Listrik PLN 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Warga Kampung Baru yang tinggal di kawasan Wisata Lagoi berharap kampung mereka bisa dialiri listrik PLN.

Pasalnya, selama ini listrik di kampungnya hanya menyala 6 jam dan itupun berasal dari mesin diesel bantuan Pemerintah tahun 2009 lalu.

Seorang warga Kampung Baru, Sabri menuturkan, Kampung Baru merupakan salah satu kampung di kawasan wisata Lagoi yang kiri kanannya merupakan hotel berbintang namun kampungnya masih menggunakan mesin diesel.

Padahal, listrik ke setiap hotel sudah masuk dan jaraknya kampung baru dari hotel cuma sekitar 500 meter.

"Sungguh sangat disayangkan penerangan di kampung baru ini hanya menyala 6 jam saja, padahal kan aliran listrik memang sangat dibutuhkan," ujarnya, Rabu (9/10/2019).

Ia juga menyebutkan, adapun jumlah penduduk di kampung baru berkisar 35 Kepala Keluarga (KK) dan jumlah penduduk sekitar 100 jiwa ini.

Sedangkan untuk aliran listriknya hanya menyala mulai sekitar pukul 18.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 23.00 WIB.

"Dari pukul 6 sore sampai pukul 11 malam kadang sampai pukul 12 malam. Kalau minyak solar sih dapat bantuan dari hotel dan pemerintah, cuma tak bisa sampai pagi karena mesin satu saja, takut cepat rusak," tuturnya.

Tarif Listrik Industri Beratkan Investor, Jika Diturunkan PLN Merugi, Apa Solusinya? Ini Kata Rudi

Sementara saat disinggung apakah sudah pernah mengajukan ke PLN?

Ia menyampaikan secara tertulis belum, sebab harus melalui pengelola kawasan wisata.

"Ya seperti yang saya sampaikan semua hotel di Lagoi listrik PLNnya lewat PT BRC semua,"ujarnya.

Sementara Manager PLN Tanjunguban, Fawzi Anwar menyampaikan, kampung tersebut masuk dalam kawasan wisata Lagoi.

"Kita dari PLN tidak bisa masuk kesana. Kawasan Lagoi listriknya dikelola PT BRC yang sudah jadi pelanggan PLN," terangnya.

Ia juga menambahkan, bahwa masing-masing pengguna listrik yang ada di Lagoi dikelola oleh PT BRC.

"Nah kalau bisa coba dikonfirmasi ke pihak PT BRC perihal hal ini juga," tutupnya. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved