MIRIS, Pariwisata Lagoi Berkelas Internasional, Tapi Kampung Disebelahnya Tidak Dialiri Listrik

Warga Kampung Baru yang bertempat tinggal di kawasan Wisata Lagoi mengharapkan listrik PLN bisa mengaliri kampung mereka.

MIRIS, Pariwisata Lagoi Berkelas Internasional, Tapi Kampung Disebelahnya Tidak Dialiri Listrik
tribunnews batam/aminnudin
Sebanyak 22 pasangan muda mudi asal Negeri Tirai Bambu menikah massal di pinggir pantai, Lagoi, Bintan, Selasa (11/5/2016). 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Warga Kampung Baru yang bertempat tinggal di kawasan Wisata Lagoi mengharapkan listrik PLN bisa mengaliri kampung mereka.

Pasalnya, selama ini listrik yang menyala dikampungnya hanya 6 jam dan itupun berasal dari mesin diesel bantuan Pemerintah pada tahun 2009.

Salah seorang warga Kampung Baru, Sabri menuturkan, Kampung Baru merupakan salah satu kampung di kawasan wisata Lagoi yang kiri kanannya merupakan hotel berbintang namun masih menggunakan mesin diesel.

Padahal, listrik ke setiap hotel sudah masuk dan jaraknya kampung baru dari hotel cuma sekitar 500 meter.

Kapolresta Barelang Beberkan Masalah Udin Pelor Ditahan, Sebut Karena Masalah Lahan

Kaesang Pangarep Wisudawan Berprestasi. Lihat Video Presiden Jokowi Hadiri Wisuda Putra Bungsunya

Gerai Mississippi Hadirkan Produk Baru Cool Breeze, Beli Dua Kaos Harga Lebih Murah

"Sungguh sangat disayangkan penerangan di kampung baru ini hanya menyala 6 jam saja, padahalkan aliran listrik memang sangat dibutuhkan,"ujarnya,Rabu (09/10/2019).

Ia juga menyebutkan,adapun jumlah penduduk di kampung baru berkisar
35 Kepala Keluarga (KK) dan jumlah penduduk sekitar 100 jiwa ini.

Sedangkan untuk aliran listriknya hanya menyala mulai sekitar pukul 18.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 23.00 WIB.

"Dari pukul 6 sore sampai pukul 11 malam kadang sampai pukul 12 malam. Kalau minyak solar sih dapat bantuan dari hotel dan pemerintah, cuma tak bisa sampai pagi karena mesin satu saja, takut cepat rusak,"tuturnya.

Sementara saat disinggung apakah sudah pernah mengajukan ke PLN? Ia menyampaikan secara tertulis belum, sebab harus melalui pengelola kawasan wisata.

Gerai Mississippi Hadirkan Produk Baru Cool Breeze, Beli Dua Kaos Harga Lebih Murah

"Ya seperti yang saya sampaikan semua hotel di Lagoi listrik PLNnya lewat PT. BRC semua,"ujarnya.

Sementara Manager PLN Tanjunguban, Fawzi Anwar menyampaikan, kampung tersebut masuk dalam kawasan wisata Lagoi.

"Kita dari PLN tidak bisa masuk kesana. Kawasan Lagoi listriknya dikelola PT. BRC yang sudah jadi pelanggan PLN,"terangnya.

Ia juga menambahkan, bahwa masing-masing pengguna listrik yang ada di Lagoi dikelola oleh PT. BRC.

"Nah kalau bisa coba di konfirmasi ke pihak PT. BRC perihal hal ini juga," tutupnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved