BATAM TERKINI

Pelabuhan Pelni Pindah ke Sekupang Batam, Jelang Mudik Natal dan Tahun Baru

Pelabuhan Pelni di Batuampar segera dipindahkan ke Pelabuhan Sekupang, Batam. Pemindahan untuk pelayanan mudik Natal dan Tahun Baru

Pelabuhan Pelni Pindah ke Sekupang Batam, Jelang Mudik Natal dan Tahun Baru
TRIBUNBATAM.id/EKO
Puluhan penumpang kapal Pelni yang hendak berangkat ke Medan protes di pelabuhan Batu Ampar, Minggu (27/1/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Pelabuhan Pelni di Batuampar segera dipindahkan ke Pelabuhan Sekupang, Batam.

Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, targetnya mendekati Natal atau tahun baru nanti, pelabuhan itu sudah bisa digeser kembali ke Sekupang.

Harapannya, pengangkutan penumpang jelang Natal atau Tahun Baru sudah bisa dioperasionalkan di sana.

"Saat ini prosesnya sedang disiapkan. Ditargetkan rencana angkutan Natal atau Tahun Baru sudah bisa digeser ke Sekupang," kata Dendi kepada Tribun, Rabu (9/10/2019)

Ia melanjutkan, dari operasional pelabuhan sedang mempersiapkan beberapa hal yang dibutuhkan untuk pemindahan tersebut.

BP Batam juga telah berkomunikasi dengan Pelni, terkait pemindahan ini.

Sementara untuk perbaikan gudang di Pelabuhan Sekupang, anggaran perbaikannya masih dalam proses.

"Ini akan kita selesaikan. Masyarakat butuh sesegera mungkin," ujarnya.

Sebelumnya, keberadaan Pelabuhan Pelni di Batuampar menuai banyak keluhan dari masyarakat penumpang kapal. Lantaran kondisi pelabuhan dinilai tidak layak untuk dijadikan pelabuhan penumpang.

Saat datang ke Batam, Mei lalu, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi juga sempat berdialog dengan empat sampai lima penumpang kapal Dorolonda, soal keluhan yang dirasakan, dan masukannya. Intinya, Budi mengakui fasilitas yang ada di pelabuhan, kurang memadai untuk penumpang.

"Kalau disuruh pilih, mau di pelabuhan mana. Batuampar atau Sekupang?," kata Budi saat berdialog dengan seorang penumpang di dek kapal.

"Pelabuhan Sekupang pak. Di sini gabung dengan kontainer. Kalau di sana kan tidak," jawab penumpang.

Banyak penumpang kapal yang mengeluhkan kondisi Pelabuhan Pelni di Batuampar saat ini. Selain masih bergabung dengan pelabuhan kargo, sehingga membuat tingkat risiko kepada penumpang juga tinggi.

Beberapa penumpang juga mengeluhkan jarak antara ruang tunggu penumpang menuju kapal bersandar. Mereka harus menaiki bus terlebih dahulu, jika akan berangkat. Belum lagi dihadapkan dengan situasi berdebu, jika kondisi panas. Dan kena hujan jika kondisi sedang hujan.

Selain itu, tidak ada kendaraan umum di dekat pelabuhan. Kondisi ini berbeda dengan di Sekupang, di sana terdapat jalur Bus Bus Trans Batam di dekat pelabuhan. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved