BINTAN TERKINI

Ada Orang Asing Berkeliaran, Cukup Buka Aplikasi APOA, Imigrasi Mulai Gencar Sosialisasi

APOA ini juga dapat memberikan sarana penyampaian aspirasi dari masyarakat

Ada Orang Asing Berkeliaran, Cukup Buka Aplikasi APOA, Imigrasi Mulai Gencar Sosialisasi
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Suasana saat Jajaran Kantor Imigrasi (Kanim) Klas II Tanjunguban gelar pemaparan perihal Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) bersama sejumlah pihak perusahaan di lagoi yang digelar di gedung Garuda Room Wisma PT. BRC, Lagoi, Bintan, Kamis (10/10/2019).(istimewa) 

TRIBUNBINTAN.com,BINTAN -  Jajaran Kantor Imigrasi (Kanim) Klas II Tanjunguban gelar pemaparan perihal Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA)
di gedung Garuda Room Wisma PT. BRC, Lagoi, Bintan, Kamis (10/10/2019).

Adapun tujuan pemaparan APOA ini dalam rangka pengawasan keimigrasian terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Bintan sendiri.

Pelaksanaan pemaparan itupun dihari oleh sejumlah pihak perusahaan yang ada di Kawasan Wisata Lagoi dan pihak dari jajaran Kantor Imigrasi Kelas ll Tanjunguban.

Pasalnya, data Statistik Perlintasan warga negara asing (WNA) melalui TPI Bandar Bentan Telani (BBT) dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 terdapat peningkatan jumlah wisatasan asing yang masuk wilayah Bintan dari tahun ke tahun.

"Nah oleh karena itu perlu dilakukan pengawasan keimigrasian terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Kabupaten Bintan sendiri,"ujar
Kasi Lalintalkim Kantor Imigrasi Kelas ll Tanjunguban, Deni Harianto.

Disamping itu, Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas ll Tanjunguban, Andriyansah menuturkan, adapun manfaat yang diharapkan dari APOA ini salah satunya untuk memudahkan pelapor dalam melaksanakan kewajibannya untuk melaporkan orang asing Kepada Kantor Imigrasi setempat.

Penemuan Kerangka Manusia di Kawal, Polisi Belum Tahu Identitas, Tunggu Hasil Uji Forensik

Pawai Budaya HUT Ke-20 Kabupaten Karimun, Peserta Tampilkan Berbagai Pakain Adat

296 PNS di Pemkab Karimun Diambil Sumpah Jabatan, Sebagian Guru Akan Ditempatkan di Pulau Terluar

Selanjutnya,memudahkan Kantor Imigrasi dalam memberikan pelayanan kepada orang asing dalam konteks pemberian perlindungan, misalnya apabila orang asing tersebut hilang dan tidak dihubungi oleh keluarga yang bersangkutan.

"APOA ini juga dapat memberikan sarana penyampaian aspirasi dari masyarakat, khususnya pemilik atau pengurus tempat penginapan kepada Kantor Imigrasi apabila menemukan orang asing yang diduga melanggar ketentuan hukum (melalui field keterangan pada formulir data orang asing dalam APOA),"terangnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah pertanyaan dilontarkan dari pihak Perusahaan yang hadir dalam kegiatan itu.

Adapun salah satu pertanyaanya terkait APOA, bagaimana jika aplikasi apoa sedang down/tidak bisa diakses?

"Kalau Pelapor bisa melakukan pelaporan secara bersurat atau melalui whatsapp kepada petugas imigrasi selagi menunggu aplikasi APOA dapat diakses kembali,"terang Andriyansah.

Kemudian ada juga pertanyaan terkait persyaratan pengajuan Izin Tinggal Tetap?

"Untuk yang statusnya sudah menikah harus menikah dengan orang indonesia minimal usia pernikahan 2 tahun, atau untuk yang berstatus single atau belum menikah sudah melakukan pengajuan itas 1 kali dan perpanjangan itas 4 kali,"pungkasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved