BATAM TERKINI

ATB Warning Stok Air Baku Semakin Menipis: Batam Sangat Bergantung Curah Hujan

Saat ini, Batam terancam mengalami krisis air mengingat stok air baku sudah mulai menipis dan tak akan lagi mampu menyuplai kebutuhan warga.

ATB Warning Stok Air Baku Semakin Menipis: Batam Sangat Bergantung Curah Hujan
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Kondisi Dam Sei Harapan yang masih menanti revitalisasi dari pemerintah 

ATB Cemaskan Stok Air Baku di Batam yang Mulai Menipis

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Konsesi pengelolaan air bersih di Batam menjadi perbincangan hangat beberapa hari terakhir.

Pasalnya, PT Adhya Tirta Batam (ATB) sebagai pemilik konsesi akan berakhir kontraknya pada 15 November 2020 mendatang.

Namun, pihak ATB sendiri tidak ingin mengambil pusing perihal permasalahan konsesi ini walau sejatinya hampir memasuki masa 'injury time'.

Hal ini seperti penuturan Head of Corporate Secretary ATB, Maria Y. Jacobus, Rabu (9/10/2019) sore.

"Tahun mendatang akan habis secara kontraktual jawabannya ya. Kami tentu tunduk dan patuh terhadap aturan kontraktual itu," tegasnya saat ditemui.

Dia bahkan menyebut, kekhawatirannya justru bukan perihal berakhirnya konsesi pengelolaan air bersih di Kota Batam.

Namun, pihaknya malah lebih khawatir dengan jumlah ketersediaan air baku di Kota Batam.

Kontrak ATB Berakhir 2020, DPRD Batam Sebut Kualitas Pengolahan Air di Batam Ada Plus dan Minusnya

"Ketersediaan air baku harus dipikirkan dari sekarang oleh setiap pemangku kepentingan. Batam ini perlu ketersediaan air baku, ini bagi kelangsungan hidup anak cucu kita nantinya," sambung Maria dengan wajah penuh ketegasan.

Dia menjelaskan, ketersediaan air baku di Batam hanya mencapai 10 persen saja.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved