BATAM TERKINI

Ditagih Rp 45 Miliar Tunggakan Pajak Air Permukaan ke Pemprov Kepri, Begini Jawaban ATB

Pemerintah Provinsi Kepri meminta agar tunggakan pajak air permukaan PT Adhya Tirta Batam (ATB), termasuk denda, sekitar Rp 45 miliar dibayarkan.

Ditagih Rp 45 Miliar Tunggakan Pajak Air Permukaan ke Pemprov Kepri, Begini Jawaban ATB
(THINKSTOCKS/WAVEBREAKMEDIA LTD)
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Provinsi Kepri meminta agar tunggakan pajak air permukaan PT Adhya Tirta Batam (ATB), termasuk denda, sekitar Rp 45 miliar dibayarkan.

Jika tidak, piutang itu akan tetap menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kepri.

Menanggapi hal tersebut Head of Corporate Secretary ATB Maria Y. Jacobus mengatakan pihaknya tetap konsisten pada perjanjian konsensi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Bahkan ATB tetap melakukan pembayaran pajak air sesuai dengan perjanjian.

"ATB tetap tunduk pada perjanjian konsesi, bahkan sampai saat ini kita masih tetap melakukan kewajiban untuk membayar pajak air permukaan," ujar Maria di Batam Center.

Jika ada persepsi-persepsi dalam hal yang berbeda, maka pihaknya minta diskusikan dan lihat di mana perbedaannya.

Akan tetapi ATB masih melakukan pembayaran pajak yang sesuai dengan perjanjian konsesi yang dikeluarkan oleh BP Batam hingga bulan ini.

BATAM Terancam Krisis Air 2 Tahun Mendatang, Begini Solusi yang Ditawarkan ATB

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepri meminta agar tunggakan pajak air permukaan PT Adhya Tirta Batam (ATB), termasuk denda, sekitar Rp 45 miliar dibayarkan.

Jika tidak, piutang itu akan tetap menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kepri.

Persoalan piutang pajak air permukaan ATB ini, telah disampaikan Pemprov Kepri di hadapan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved