Lakukan Reformasi Total, Pemerintah Bekukan 40 Ribu Lebih Koperasi yang Tak Aktif dan Nakal

Alasan pembubaran 40.000 koperasi itu adalah karena tidak aktif dan banyak juga koperasi yang nakal, sementara puluhan ribu lainnya dalam pengkajian.

Lakukan Reformasi Total, Pemerintah Bekukan 40 Ribu Lebih Koperasi yang Tak Aktif dan Nakal
net
Koperasi Indonesia 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Kementerian UKM dan Koperasi membubarkan 40.013 koperasi di seluruh Indonesia sebagai langkah rehabilitasi besar-besaran kepada soko guru ekonomi tersebut.

Alasan pembubaran koperasi itu adalah karena tidak aktif dan banyak juga koperasi yang nakal, sementara puluhan ribu lainnya dalam pengkajian.

Melalui langkah rehabilitasi ini, dari total jumlah koperasi pada 2014 atau sebelum ‘Reformasi Total Koperasi’ sebesar 212.570 unit, maka per 2018 tinggal 138.140 unit usaha.

Upaya rehabilitasi merupakan salah satu langkah Kementerian Koperasi dan UKM terus menggalakkan program 'Reformasi Total Koperasi’ dalam upaya membangun koperasi berkualitas.

Ada tiga langkah dalam program reformasi total tersebut.

Pertama adalah rehabilitasi, yakni pengelolaan dan pemutakhiran data koperasi melalui online database system (ODS) dan membekukan/ membubarkan koperasi yang tidak aktif.

Kedua, reorientasi, yakni mengubah paradigma pemberdayaan koperasi dari kuantitas menjadi kualitas.

Ketiga, pengembangan koperasi dengan mengupayakan berbagai agenda permanen seperti mengkaji regulasi yang menghambat berkembangnya koperasi dan memperkuat akses pembiayaan dengan menyiapkan koperasi menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program 'Reformasi Total Koperasi’ sendiri sudah dilakukan sejak 2015 lalu.

Adanya rehabilitasi koperasi disebut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Rully Indrawan tak akan mengurangi kesempatan masyarakat untuk berkoperasi.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved