Polwan Bripda NOS Aktif Terafiliasi Jaringan JAD, Terkait Teror Bom Tahun 2018 di Surabaya

Polri menyatakan bahwa polisi wanita ( polwan) dari Polda Maluku Utara dengan inisial NOS, aktif terafiliasi dengan JAD.

Polwan Bripda NOS Aktif Terafiliasi Jaringan JAD, Terkait Teror Bom Tahun 2018 di Surabaya
Kolase Foto /Istimewa
Kolase Foto Bripda NOS 

Polwan Bripda NOS Aktif Terafiliasi Jaringan JAD, Terkait Teror Bom Tahun 2018 di Surabaya

TRIBUNBATAM.id - Kabar seorang Polwan terciduk polisi karena diduga terindikasi jaringan teroris sangat mengejutkan.

Bripda NOS aktif terafiliasi jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kelompok JAD juga diduga merupakan jaringan teroris teror saat bom di Surabaya pada tahun 2018 lalu.

Polri menyatakan bahwa polisi wanita ( polwan) dari Polda Maluku Utara dengan inisial NOS, aktif terafiliasi dengan JAD.

"Hasil pemeriksaannya, sudah terpapar (radikalisme), begitu juga dilihat dalam media sosialnya. Yang bersangkutan aktif terafiliasi dengan JAD," ujar Kepala Penerangan Bagian Umum Bareskrim Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Rabu (9/10/2019).

Asep mengatakan, hal tersebut juga memperjelas bahwa NOS ada kaitannya dengan jaringan teroris yang diamankan kepolisian dua minggu lalu di Bekasi, yakni Abu Zee (Zee Ghuroba).

NOS juga dipastikan telah tersambung dengan jaringan JAD yang dituding merupakan dalang dari beberapa aksi terorisme di Indonesia.

Kolase Foto Bripda NOS
Kolase Foto Bripda NOS (Kolase Foto /Istimewa)

Salah satunya aksi JAD adalah teror bom di Surabaya pada 2018.

Saat ini, kata Asep, polisi juga tengah mendalami apakah NOS pernah membocorkan informasi dari kepolisian kepada jaringan teroris tersebut.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved