Breaking News:

Soal Benny Wenda, Moeldoko Bentengi Jokowi, Bicara NKRI Bukan Referendum Papua

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bentengi Presiden Jokowi bila Benny Wenda ingin bertemu Presiden.

Tribun News
Kepala Staff Kepresidenan, Moeldoko 

TRIBUNBATAM.id - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bentengi Presiden Jokowi bila Benny Wenda ingin bertemu Presiden.

Moeldoko tidak setuju jika Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP)  Benny Wenda langsung bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membicarakan permasalahan Papua.

Menurut Moeldoko, Benny sebaiknya bertemu dirinya terlebih dulu.

"Ya sebelum Pak Jokowi, bertemu saya dulu," kata mantan Panglima TNI ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/9/2019).

Moeldoko juga menegaskan pertemuan itu hanya bisa terjadi jika kedua belah pihak sepakat tak membahas masalah referendum untuk memerdekakan Papua.

Ia ingin agar pertemuan itu membahas masalah Papua dalam kerangka NKRI.

"Enggak ada bicara referendum, enggak. Bicara dalam kerangka NKRI. Udah. Enggak ada yang lain," kata dia. Benny Wenda adalah aktivis separatis asal Papua yang disebut polisi sebagai dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Benny kini diketahui menetap di Oxford, Inggris. Ia sebelumnya berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo untuk berdiskusi tentang persoalan di Tanah Papua.

Namun. Benny juga mengajukan sejumlah syarat.

Pertama, referendum Papua harus masuk di dalam pertemuan itu.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved