Kerap Dikeluhkan Warga, Ini yang Dilakukan Polisi Terhadap Imigran Pencari Suaka di Bintan

Polisi Sampai Turun Tangan Karena Ulah Imigran Pencari Suaka di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri ini.

Kerap Dikeluhkan Warga, Ini yang Dilakukan Polisi Terhadap Imigran Pencari Suaka di Bintan
tribunbatam.id/istimewa
Anggota Polisi Lalu Lintas Polres Bintan beri hukuman kepada pencari suaka yang menetap di salah satu tempat penginapan di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Ada - ada saja ulah imigran pencari suaka di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri ini.

Kelakuan mereka yang kerap melanggar aturan berlalu lintas di Indonesia, buat polisi harus turun tangan. 

Tidak hanya memberi teguran, anggota Pos Lantas Gesek Polres Bintan menyuruh mereka untuk melakukan push up.

Ada delapan orang imigran yang menuruti perintah Brigadir Andy Darmawan.   

Mereka menetap di salah satu penginapan di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. 

Hukuman diberikan kepada para pencari suaka ini setelah banyak warga yang mengeluh akan aksi ugal-ugalan mereka dalam mengendarai motor.

Imigran di Bintan Unjuk Rasa di Kantor IOM Tanjungpinang, Protes Soal Tempat Tinggal

Petugas Rudenim Sidak Blok Inap Imigran Asing di Tanjungpinang, Puluhan Laptop Justru Ditemukan

6 Fakta Ulah Imigran Asing di Kepri Buat Resah, Nomor 4 dan 6 Bikin Geleng Kepala

“Kami berikan hukuman push up. Kami juga memberikan nasihat demi keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar Brigadir Andy Darmawan Jumat (11/10/2019).

Polisi awalnya mendapat informasi dari warga yang mengeluhkan cara mereka membawa kendaraan bermotor.

Para pencari suaka ini menurut Andy sudah beberapa kali diingatkan agar mematuhi aturan berlalu lintas di Indonesia. 

"Pihak imigrasi juga sebenarnya sudah menegur. Namun mereka masih saja membandel. Saat ini kami hukum push up, kedepan kalau sampai melanggar lagi kami sita kendaraanya," tegasnya.

Cara imigran pencari suaka membawa kendaraan bermotor yang ugal-ugalan dibenarkan salah seorang warga Kawal, Setianus Zai. 

Ia nyaris ditabrak oleh pencari suaka ini saat hendak pulang ke rumah. 

"Dia tiba-tiba ambil jalur tengah dan belok tanpa menyalakan lampu sein," ucapnya.(tribunbatam.id/alfandisimamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved