ANAMBAS TERKINI

Sehari Depot Air Minum di Anambas Mampu Jual 400 Galon, Penjual: Jika Musim Kering Kita Batasi

Usaha depot air minum di Kabupaten Kepulauan Anambas ternya cukup menjanjikan. Dalam sehari, pemilik depot bisa menjual hingga 400 galon.

Sehari Depot Air Minum di Anambas Mampu Jual 400 Galon, Penjual: Jika Musim Kering Kita Batasi
TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA
Salah satu depot air minum Hanqua yang berada di jalan Hangtuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Penjual depot air minum di Kabupaten Kepulauan Anambas kini wajib memiliki Stiker Laik Hygienie Sanitas.

Itu karena, usaha air minum isi ulang tentunya harus berkualitas dan telah terdaftar di Dinas Kesehatan.

Saat Tribunbatam.id mendatangi salah satu depot air minum 'Hanqua Mineral' yang berada di Jalan Hangtuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Ajid yang merupakan petugas pengantar air mengaku, dalam sehari penjualan air isi ulang mencapai 300-400 galon dan air Hanqua gelas dalam sehari bisa habis 200 kotak.

"Per hari kita bisa jual 300-400 galon, kadang 1 orang bisa beli 4-5 galon, waktu musim kering lalu, kita batasi penjualannya, yang biasanya beli 4 galon kita kurangi hanya bisa beli 2 galon saja, kadang ada yang tidak dapat," kata Ajid kepada tribunbatam.id, Kamis (10/10/2019).

Saat ditanyai sumber air yang dihasilkan dari penjualan galon berasal dari mana, Ajid mengatakan mengaku air dari Bukit Siantan.

Depot Air Layak Sehat Di Anambas Wajib Cantumkan Stiker Laik Hygienie Sanitasi

"Air yang kita jual ini berasal dari Bukit Siantan, di sini selain air isi ulang, kita juga produksi Hanqua gelas, kalau stiker kelayakan air kita sudah ada, sekali 3 bulan dari Dinkes ada pemeriksaan, kalau BPOM itu sekali setahun datang ke sini, ada lagi pemeriksaan dari SNI itu 2,5 tahun sekali," ujar Ajid.

Untuk harga galon baru plus air depot air mineral 'Hanqua' menjual seharga Rp 78 ribu, sedangkan untuk air isi ulang saja Rp 8.000. 

Berbeda dengan depot air mineral 'Quatia' , dalam perhari hanya menjual 60 galon saja.

Yus, yang merupakan petugas di depot air 'Quatia' mengaku hanya menjual air isi ulang Rp 5.000 saja.

"Per hari sedikit kak, cuma 60 galon saja, untuk harga kita memang murah cuma Rp 5.000. Ini sumber airnya dari Gunung Rekam, Arung Hijau," kata Yus.

Tercatat 43 depot air isi ulang di Kabupaten Kepulauan Anambas sudah terdaftar di Dinas Kesehatan. (tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved