BATAM TERKINI

Seorang ABG di Batam Ikut Curi Motor, Cincang Bodi Motor dan Jual Mesin Pakai Akun Palsu

Satreskrim Polsek Sei Beduk mengamankan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Selasa (8/10/2019). Satu di antaranya seorang ABG.

Seorang ABG di Batam Ikut Curi Motor, Cincang Bodi Motor dan Jual Mesin Pakai Akun Palsu
TRIBUNNEWS.com
ilustrasi pelaku tindak kriminal ditangkap (diborgol) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satreskrim Polsek Sei Beduk mengamankan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Selasa (8/10/2019).

Kapolsek Sei Beduk AKP Joko Purnawanto mengatakan, pengungkapan curanmor tersebut berawal dari laporan salah seorang warga kehilangan Motor Yamaha Mio warna merah BP 5345 JM di Perumahan Bida Asri 1, Rabu (2/10/2019).

"Di mana, sebelumnya korban sudah membuat LP di wilayah hukum Polsek Batam Kota, ternyata pelaku berhasil diamankan di wilayah hukum Polsek Seibeduk. Sehingga Polsek Batam Kota sudah melimpahkan kasus tersebut kepada kami," kata Joko di Mapolsek Seibeduk, Kamis (10/10/2019).

Diketahui, salah satu pelaku Curanmor merupakan anak di bawah umur, CLZ (15) dan ABB (19). Mereka diamankan di dua tempat yang berbeda.

"Untuk pelaku CLZ berhasil diamankan bersama barang bukti motor curian yang warnanya sudah diubah menjadi hijau dikediamannya di Simpang Dam, Seibeduk, Selasa (8/10/2019) siang," jelas Joko.

"Sementara pelaku ABB berhasil diamankan pada sore harinya di daerah kampung tower, muka kuning bersama Motor Honda Revo tanpa Nopol yang digunakan untuk menjalankan aksinya," tambahnya.

DEADLINE 4 Bulan, Ini Daftar Tugas Kepala BP Batam Rudi Perbaiki Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar

Kasus Curanmor Marak di Batam, Terhitung Sejak Mei Hingga Agustus Polsek Bengkong Ungkap 20 Kasus

Dijelaskan, dari pengakuan kedua pelaku, mereka bersama rekannya yang juga masih dibawah umur, BZ (16) berperan sebagai eksekutor, namun saat ini masih dalam pengejaran polisi alias DPO.

"Parahnya lagi, dari pengakuan mereka, ternyata sudah menjalankan aksinya sebanyak lima kali di tempat yang berbeda, yakni di Batu Ampar satu kali, di Seibeduk satu kali dan di Batam Kota sebanyak tiga kali," jelas Joko.

Bahkan lanjut Joko, mereka nekat menjual hasil curiannya di Medsos FJB Batam dengan menggunakan akun palsu.

"Untuk mesin dan rangka motor, mereka menjualnya melalui FJB Batam dengan menggunakan akun palsu, sementara untuk bodi dijual secara acak atau dicincang," bebernya.

Dari hasil pengembangan, pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari Kapling Nusa Indah, Piayu, di antaranya sparepart motor berbagai merek yang sudah dicincang habis dan beberapa alat kunci serta cat pilox.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan hukuman kurungan penjara maksimal lima tahun. (tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved