BATAM TERKINI

Pemilik Ruko Khazanah Sukajadi Batam Protes Penerapan Parkir Khusus, Ini Jawaban UPT Parkir

Pemilik ruko di pasar segar Sukajadi yang kini berganti nama jadi Khazanah protes penerapan parkir khusus.

Pemilik Ruko Khazanah Sukajadi Batam Protes Penerapan Parkir Khusus, Ini Jawaban UPT Parkir
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Alexander Banik 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemilik ruko di pasar segar Sukajadi yang kini berganti nama jadi Khazanah protes penerapan parkir khusus.

Jumat (11/10/2019), pengelola dan pemilik ruko mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam untuk mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang di fasilitas oleh komisi II DPRD kota Batam.

Pembahasan di dalam RDP tersebut berjalan alot antara pengembang dan pengelola terkait dipasangnya parkir khusus di kawasan tersebut.

 

Dari RDP tersebut terkuak sebuah fakta bahwa untuk penyelanggaraan parkir khusus harus menyediakan fasilitas penunjang seperti lokasi parkir yang dimiliki atau taman Parkir.

Saat dikonfirmasi kepada Unit Pelaksana Tugas (UPT) Alexander Banik terkait pemberian rekomendasi pengelolaan parkir tersebut mengatakan bahwa yang diajukan pengelolaan kawasan pasar segar Sukajadi sudah memenuhi syarat.

"Secara legal formal kan sudah memenuhi syarat kami dari dishub Batam hanya memberikan rekomendasi tetapi yang memberikan ijin dari Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam " ujar Alex kepada awak media yang mempertanyakan pemberian rekomendasi pada Jumat (11/10/2019).

Alex juga mengatakan bahwa sesuai arahan dari komisi II DPRD kota Batam pihak akan melakukan rapat khusus terkait pemberian rekomendasi.

"Seperti pak ketua (Komisi II) bilang tadi kita akan rapat khusus masalah itu (pemberian rekomendasi kepada pengelola pasar segar Sukajadi)" ujar Alex

Saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh Tribun Batam terkait fasilitas yang dijelaskan didalam perda 3 tahun 2018  tersebut Alex enggan berkomentar

"Nanti kita bahas khusus, nanti jawabannya setelah rapat khusus bersama Komisi II dan dinas terkait" ujar Alex.

Saat ditanya lebih lanjut terkait dengan syarat pengajuan yang disampaikan oleh pengelola kawasan Sukajadi untuk melakukan parkir khusus alex mengatakan syarat tersebut telah lengkap.

"Nggak ada yang kurang makanya keluar ijinnya, kalo ada yang kurang pasti tidak keluar ijinnya dan kalo ada yang kurang pasti kita minta lengkapi" ujar Alex.

Didalam petunjuk pelaksanaan peraturan daerah kota Batam nomor 3 tahun 2018 tentang penyelanggaraan dan retribusi parkir dikatakan, bahwa para Pelaksanaan kewajiban penyelenggara fasilitas parkir untuk menyediakan tempat khusus parkir ditetapkan dengan sekurang-kurangnya sebanyak 2% (dua persen) dari jumlah satuan ruang parkir yang tersedia dan apaliba pengelolaan parkir belum bisa menyediakan fasilitas diatas maka diberikan waktu tenggang selama 6 bulan untuk menyediakan fasilitas parkir.(TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved