Kamis, 7 Mei 2026

MOTOGP

Selangkah Lagi Marc Marquez Samai Rekor Dunianya, Ini yang Disesali Valentino Rossi

Marc Marquez baru saja merayakan gelar juara dunia ke-8 di MotoGP Thailand 2019 dan satu gelar lagi akan menyamakan rekor Valentino Rossi, 9 gelar

Tayang:
Crash.net
Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam jumpa pers menjelang MotoGP Thailand 

TRIBUNBATAM.ID - Valentino Rossi mengakui sangat sulit untuk menahan Marc Merquez untuk menyamakan gelar juara dunia MotoGP yang saat ini dipegangnya.

Marc Marquez baru saja merayakan gelar juara dunia ke-8 di MotoGP Thailand 2019 dan satu gelar lagi akan menyamakan rekor Valentino Rossi yang saat ini memegang sembilan gelar.

Bagi Valentino Rossi, untuk kembali ke reputasi puncak akan sangat sulit karena usianya kini sudah menuju ke 41 tahun sementara Marc Marquez baru 26 tahun.

Tanda-tanda Valentino Rossi bisa bangkit dari ketepurukan di tiga musim berturut-turut juga sangat berat.  "Dia akan segera mencapai gelar saya," kata Rossi seperti dilansir TribunBatam.id dari  Gazetta online.

BERITA PERSIB - Robert Tak Mau Komentari soal Persib dan Persija yang Beda Nasib soal Perizinan

Kocak, Saat Siaran Langsung di TV, Anak Pembaca Berita Ini Masuk dan Lakukan Hal Ini, Videonya Viral

Gamer Wajib Tahu, Ini 6 Penjelasan Tipe Class Call of Duty Mobile

Sejak MotoGP Jerez tahun 2017, The Doctor belum sekalipun meraih juara hingga saat ini dan tahun ini baru dua kali naik podium, yakni di MotoGP Argentina dan MotoGP Amerika, keduanya peringkat kedua.

Sirkuit Buriram kembali menambah catatan hitamnya, hanya finis di posisi delapan sehingga posisinya saat ini terancam di klasemen.

Marc Marquez meraih gelar ke-8 di MotoGP Thailand, sekali lagi akan samakan rekor Valentino Rossi (Crash.net)

Rossi saat ini tertahan di posisi 6, semakin jauh ditinggalkan oleh Maverick Vinales yang saat ini sedang mengincar posisi ketiga dari Alex Rins.

Bahkan, posisi Rossi kini terancam oleh muridnya, Fabio Quartararo yang saat ini hganya terpaut dua poin dari Yellow Vale.

Rossi mengatakan bahwa Marquez tidak perlu berjuang keras untuk melampaui rekornya karena pebalap Spanyol itu kini dalam kondisi terbaiknya.

 "Dia tidak akan berjuang untuk mencapai 9. Maaf, saya meremehkan (tim Yamaha), tetapi itu salah satunya membuat saya kalah."

Rossi mengatakan bahwa siapapun saat ini sulit untuk bisa mengejar Marquez karena sepanjang musim MotoGP 2019, ia tak memberi lawan-lawannya ruang untuk bisa nyaman di depan.

Marc Marquez saat ini semakin dominan dengan tingkat kesempurnaan yang komplit antara gaya membalapnya dan dukungan motornya.

"Marquez terlalu mendominasi musim ini, selalu menutup balapan di posisi 1 atau 2 , kecuali ketika jatuh di Austin ketika dia memimpin. Saya pernah merasakan berada dalam kondisi terbaik seperti dia," kata Rossi.

"Saya pikir dia tidak akan terlalu sulit untuk menyamakan gelar 9 saya. Saya minta maaf karena dalam karir saya, saya sempat membuang pasangan (Yamaha), tetapi itulah yang membuat saya kehilangan posisi."

Seperti diketahui, Rossi pernah hengkang dari Yamaha ke Ducati saat penampilan terbaiknya di tim itu pada musim 2011-2012.

Bukannya membaik, Rossi bahkan tidak mendapat gelar selama bersama Desmosedici dan kembali lagi ke Yamaha musim 2013.

Tidak hanya Rossi, Jorge Lorenzo juga melakukan kesalahan yang sama, pindah ke Ducati di saat ia sedang mesra dengan Yamaha musim 2017-2018.

Langkah dua pebalap ini tidak membuat mereka kembali ke performa terbaiknya karena mereka harus melakukan adaptasi lagi dengan timnya dan itu sangat tidak mudah.

Rossi sendirii, ketika kemudian kembali ke pelukan Yamaha, ia sudah sangat jauh tertinggal dari Honda yang terus mengembangkan motor bertenaga besar, menyesuaikan dengan gaya balap Marquez yang juga makin agresif.

Di MotoGP, hanya Casey Stoner yang memimiliki kemampuan beradaptasi dengan depat dengan tim yang berbeda tanpa kehilangan gelar juara dunia.

Bahkan Yamaha tertinggal dibanding Ducati dalam pengembangan karena pabrikan Italia itu kini mulai melakukan perubahan pada sayap-sayapnya dan sisi aerodinamika untuk mengatasi kekurangan mereka di tikungan.

Yamaha pada tahun 2019 ini mulai menunjukkan perkembangan yang baik karena mereka mempersiapkan motor yang akan digunakan untuk MotoGP 2020 nanti.

Beberapa komponen baru seperti swingarm serat klarbon dan knalpot ganda model Suzuki bahkan sudah dipakai di MotoGP Aragon.

Hasilnya bisa dilihat dari semakin dominannya para pebalap Yamaha di lima besar dan diperkirakan akan menjadi pengganjal utama Marquez musim depan.

Sayangnya, pebalap Yamaha itu bukan Valentino Rossi, melainkan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

Hal inilah yang membuat Rossi sangat yakin bahwa Marquez akan mudah menyamai rekor dunianya.

KLASEMEN MOTOGP 2019 (15/19):

1 Marc Marquez   Repsol Honda 325
2 Andrea Dovizioso   Mission Winnow Ducati 215
3 Alex Rins    Suzuki Ecstar 167
4 Maverick Vinales    Monster Yamaha 163
5 Danilo Petrucci    Mission Winnow Ducati 162
6 Valentino Rossi    Monster Yamaha 145
7 Fabio Quartararo    Petronas Yamaha SRT 143
8 Jack Miller    Pramac Ducati 119
9 Cal Crutchlow    LCR Honda 102
10 Franco Morbidelli    Petronas Yamaha SRT 90
11 Pol Espargaro    Red Bull KTM 80
12 Takaaki Nakagami    LCR Honda 74
13 Joan Mir    Suzuki Ecstar 58
14 Aleix Espargaro    Aprilia 46
15 Francesco Bagnaia    Pramac Ducati 34
16 Andrea Iannone    Aprilia 33
17 Miguel Oliveira    Red Bull KTM Tech3 29
18 Johann Zarco    Red Bull KTM 27
19 Jorge Lorenzo    Repsol Honda 23
20 Tito Rabat    Avintia Ducati 18
21 Stefan Bradl    Team HRC 16
22 Michele Pirro    Mission Winnow Ducati 9
23 Sylvain Guintoli    Suzuki Ecstar 7
24 Hafizh Syahrin    Red Bull KTM Tech3 7
25 Karel Abraham    Avintia Ducati 5
26 Bradley Smith    Aprilia 0
27 Mika Kallio    Red Bull KTM 0

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved