Kecelakaan Maut Tragedi Bintaro, Masinis: Saya Terus Narik Rem, Ternyata Gagal

Kecelakaan maut melibatkan dua kereta api yang bertabrakan, yakni KA 225 jurusan Rangkasbitung-Jakartakota dan KA 220 jurusan Tanah Abang-Merak.

Kecelakaan Maut Tragedi Bintaro, Masinis: Saya Terus Narik Rem, Ternyata Gagal
kolase Kompas.com/Duddy Sudibyo & tangkap layar Youtube Kisah Tanah Jawa
Pengakuan Masinis yang Selamat dari Tragedi Bintaro 1987: Ada yang Bilang Saya Loncat, Itu Bohong Sekali, Itu Fitnah! 

Karena hal itu, istrinya pun meninggalkannya dan minta cerai.

Usai keluar dari penjara, Slamet pun harus menelan kenyataan pahit lantaran istrinya sudah direbut rekan sesama masinis.

Namun Slamet berusaha ikhlas atas keadaan tersebut.

Kini Slamet masih menunggu haknya sebagai pensiunan PT KAI.

Proses hukum yang sempat menjeratnya membuat Slamet tak bisa mendapatkan hak layaknya pegawai yang lain.

"Saya mohon hak saya dikeluarkan, uang pensiun," ungkap Slamet.

"Karena sekalipun saya dipenjara kan bukan karena saya berbuat jahat, kan ini musibah, kecelakaan," lanjutnya.

Demi menyambung hidup, Slamet kini bekerja sebagai pedagang asongan.

(*)

Berita ini tayang di grid.id

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved