Gegara Hal Ini Produksi Kaset Pita Secara Global Tersendat, Permintaan Semakin Meningkat

Produksi kaset pita untuk sementara ini mengalami penundaan karena kurangnya materi pembuat secara global.

Pexels/Stas Knop
Ilustrasi kaset pita 

TRIBUNBATAM.id - Produksi kaset pita untuk sementara ini mengalami penundaan karena kurangnya materi pembuat secara global.

Meskipun secara teknologi sudah ketinggalan zaman, tapi sebuah laporan dari BPI (Industri Fonografi Inggris) di awal tahun ini mengungkapkan bahwa kaset pita telah mengalami kebangkitan.

Di Inggris, dilaporkan bahwa 35.000 kaset pita telah terjual selama paruh pertama tahun 2019. Sebagai perbandingan, di titik yang sama pada tahun 2018 hanya terjual sekitar 18.000 kaset.

Meningkatnya minat pada kaset pita ini memang sangat bagus untuk segi bisnis, namun hal itu juga mengakibatkan penundaan produksi karena adanya kekurangan gamma ferric oxide, bahan yang digunakan dalam pita rekaman magnetik.

Produsen pita kaset audio terbesar di AS, National Audio Company, menjelaskan bahwa satu-satunya pabrik yang memurnikan materi tersebut sedang dalam pembenahan selama hampir sepanjang tahun.

Beradu Akting dengan Angelina Jolie, Harington Perankan Karakter Black Knight di The Eternals

Inilah Perbandingan Redmi 8 vs Samsung Galaxy M10s vs Realme C2, Pilih yang Mana?

 

“Seperti yang kalian ketahui, ada kekurangan oksida gamma bermutu tinggi di seluruh dunia; bahan magnetik yang digunakan untuk membuat rekaman audio berkualitas profesional,” tulis NAC dalam sebuah pernyataan yang ditujukan pada para konsumennya.

Produksi diharapkan dapat kembali berlanjut di akhir tahun ini. "ADA BERITA BAIK!" lanjut NAC. "Kami telah diberitahu bahwa NAC akan menerima setidaknya sebelas ton oksida pada bulan Oktober."

Pengungkapan itu datang dalam laporan tengah tahun dari Asosiasi Industri Rekaman Amerika

Laporan RIAA tahun lalu mengungkapkan bahwa penjualan CD makin memburuk tiga kali lebih cepat dari pertumbuhan penjualan vinil, dan itu setidaknya sama di tahun ini.

Sumber: Hai
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved