BATAM TERKINI

STOK Air Baku Batam Diprediksi Habis 2021, Debit Air Waduk Mulai Menyusut

Dua tahun lagi, Kota Batam diprediksi akan mengalami krisis ketersediaan air baku. Apalagi, sekarang ini salah satu DAM di Nongsa mengalami penyusutan

STOK Air Baku Batam Diprediksi Habis 2021, Debit Air Waduk Mulai Menyusut
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Salah satu waduk (DAM) di Nongsa, Batam mengalami penyusutan. Saat ini, tinggi air hanya 9,2 atau 9,3 meter. Untuk kondisi tertinggi itu mungkin sekitar 10 meter. 

STOK Air Baku Batam Diprediksi Habis 2021, Debit Air Waduk Mulai Menyusut

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua tahun lagi, Kota Batam diprediksi akan mengalami krisis ketersediaan air baku.

Kondisi ini semakin menakutkan setelah salah satu waduk (DAM) yang terletak di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, turut mengalami penyusutan.

"Sekarang tingginya itu hanya 9,2 atau 9,3 meter. Untuk kondisi tertinggi itu mungkin sekitar 10 meter, bisa dilihat di alat ukur itu," kata salah satu petugas keamanan sambil menunjuk kondisi waduk, Senin (14/10/2019) siang.

Menurut pria yang tidak ingin disebutkan namanya itu, kondisi ini telah terjadi kurang lebih sejak tiga bulan lalu.

"Apalagi pas lagi panas-panasnya itu, tapi memang terlihat jelas sih penyusutan airnya," sambung petugas itu.

Secara emosional, dia pun mengutarakan ketakutannya akibat kondisi ini.

BATAM Terancam Krisis Air 2 Tahun Mendatang, Begini Solusi yang Ditawarkan ATB

Apalagi menurutnya, selama ini waduk di wilayah itu memang hanya bergantung kepada curah hujan (Rain Fall) untuk mengisi ketersediaan air.

"Faktor lain yang menjaga ketersediaan air adalah hutan lindung di sekitar. Kalau hutan habis juga ditebangi, menggunakan apa lagi air di sini akan diisi?" keluhnya.

Selain itu, dia juga mengatakan fungsi hutan lindung salah satunya untuk menjaga resapan air hujan yang turun.

Halaman
12
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved