TANJUNGPINANG TERKINI

Tim Saber Pungli Sosialisasi ke Palayanan Publik, Ini Pesan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ke Pegawai

Ia berharap, sosialisasi tentang Saber Pungli ini bisa menjadi bahan evaluasi kerja.

Tim Saber Pungli Sosialisasi ke Palayanan Publik, Ini Pesan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ke Pegawai
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma menghadiri sosialisasi, dan kunjungan kerja Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Provinsi Kepulauan Riau yang bertempat di Aula Bulang Linggi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja dan sosialisasi unit pemberantasan pungli pada sektor pelayanan publik.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Bulang Linggi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang Selasa, (15/10/2019).

Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dilaksanakan.

"Tentunya semua sudah tahu bahwa pungli itu sangat dilarang dan melanggar aturan, namun terkadang iman kita yang tidak kuat, dan semua itu tidak terlepas dari niat individu kita untuk melakukan kecurangan untuk mengambil keuntungan dengan cara yang salah," ujar Rahma.

Vivo Promo Cuci Gudang, Cashback hingga Rp 1,9 juta sampai Akhir Oktober 2019

Keluarga Korban Pencabulan Oknum Dokter Diajak Berdamai, Kasatreskrim: Proses Hukum Tetap Jalan

Batal Beri Kulia Umum di UGM, Ustaz Abdul Somad Buka Suara Terkait Penolakan di Daerah Lain

Rahma juga berpesan, agar para peserta yang mengikuti sosialisasi ini, dapat mengimplementasikan dan menerapkannya dalam kehidupan kerja sehari hari.

"Melalui kegiatan ini, saya berpesan untuk mari bersama-sama kita menjaga kepercayaan masyarakat, serta menjaga nama baik lembaga yang diamanahkan masyarakat kepada kita, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan sosialisasi Saber Pungli pada hari ini kita semua dapat benar-benar melaksanakannya dengan bersikap jujur, serta tidak ada lagi yang namanya pungli di Provinsi Kepri khususnya di Kota Tanjungpinang, dan kerjakanlah sesuai dengan peraturan yang berlaku," tambah Rahma.

Ia berharap, sosialisasi tentang Saber Pungli ini bisa menjadi bahan evaluasi kerja.

"Pemerintah Kota Tanjungpinang sangat mendukung dengan kegiatan ini, dan saya ingatkan agar seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah supaya berhati hati dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan, Kota Tanjungpinang harus tidak ada lagi praktik Pungli," tegasnya.

Selaku Wakil Ketua II UPP Kepri yang juga merupakan Sekretaris AKBP Ucok Lasdin Silalahi, S.I.K menyampaikan pengertian Pungli (pungutan liar).

"Dalam hal ini ialah, upaya meminta sejumlah uang kepada masyarakat, atau pengguna layanan oleh penyelenggara atas suatu produk layanan (dapat berupa administrasi, barang atau jasa) yang menjadi kewenangannya, dimana uang yang diminta tersebut tidak memiliki dasar hukum, dengan ancaman akan diperlambat maupun dengan iming-iming akan dipercepat," ucapnya menjelaskan.

Selain itu, Mantan Kapolres Tanjungpinang ini menyebutkan juga, perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain dari yang menjadi tujuan wewenang tersebut, pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan penyelenggara negara dan pemerintahan yang menimbulkan kerugian materiil dan/atau immateriil bagi masyarakat atau perseorangan termasuk pengertian dalam pungli atau pungutan liar.

"Selanjutnya, penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, penyalahgunaan wewenang, permintaan imbalan uang, barang dan jasa, tidak patut, tidak kompeten, tidak memberikan pelayanan, berpihak, diskriminasi dan konflik kepentingan juga termasuk," tegasnya.

Ia juga memaparkan, latar belakang Pungli, modus pungli, dan dampak pungli di masyarakat, Satgas Saber Pungli (sapu bersih pungutan liar) tentu memiliki fungsi-fungsi.

"Yaitu intelijen, pencegahan, dan penindakan serta fungsi yustisi diharapkan pungli dapat diberantas," ucapnya kembali. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved