TANJUNGPINANG TERKINI

Gegana Polda Kepri Musnahkan 8 Granat Dalam 2 Ledakan Pakai Bom Buatan Inggris 1935

bom ini berawal temuan dari Polsek Bestari di kawasan Kecamatan Bestari

Gegana Polda Kepri Musnahkan 8 Granat Dalam 2  Ledakan Pakai Bom Buatan Inggris 1935
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Brimob Gegana Polda Kepri melakukan pemusnahan sebanyak 8 granat dalam dua kali ledakan di kawasan PDAM (waduk) Dompak, Kota Tanjungpinang. 

TRIBUNBATAM.idTANJUNGPINANG - Brimob Gegana Polda Kepri melakukan pemusnahan sebanyak 8 granat dalam dua kali ledakan di kawasan PDAM (waduk) Dompak, Kota Tanjungpinang.

Pelaksanakan pemusnahan pun berlangsung selama 12,26 menit, dengan waktu endap usai peledakan selama 20 menit lamanya.

Dalam pemusnahan geranit ini pun menggunakan handak, dengan membelah geranat tersebut.

"Jadi dalam pemusnahan yang sebutannya Disposal tersebut, buka meledakan bom tersebut. Namun, membelah bom, dan menghancurkan menggunakan handak," ujar Ipda Achmad Rosidi dari Gegana Polda Kepri, Rabu (16/10/2019).

Elton John Sebut Remake Film Lion King Sangat Mengecewakan, Ini Alasannya

Kepala BP Batam Tepis Istrinya Maju Pilwako Batam, Rudi: Hah Kata siapa?

BPJS Ketenagakerjaan Menggelar Pelatihan untuk Eks Pekerja Agar Dapat Pekerjaan Baru, Target 1.000

Pantauan Tribunbatam.id, sebelum bom diledakan. Baik masyarakat, dan awak media di minta menjauh dalam jarak 200 meter.

Selain menjauh, polisi pun meminta dalam posisi jongkok. Hal itu pun, agar menghindari hal yang tidak inginkan.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Tanjungpinang AKP Darmin mengatakan, bahwa bom tersebut sudah sejak lama berada di gudang Polres Tanjungpinang.

"Rata-rata buatan Inggris tahun 1935 bom tersebut. Bom tersebut berjenis Nanas, dan Manggis.

Disampaikannya, bom ini berawal temuan dari Polsek Bestari di kawasan Kecamatan Bestari.

"Tahun lalu ini, cuman saya tidak tau persis dimana ditemukannya, dan terkait apa. Sesuai laporan, berasal dari kawasan Polsek Bestari," ujarnya.(Tribunbatam.id/ endrakaputra).

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved